Berita

Presiden Prabowo Subianto saat melantik dan mengambil sumpah jabatan Pimpinan dan Dewas KPK periode 2024-2029 (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Pimpinan Baru Bikin KPK Kembali Bertaring Usai Garap Hasto

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 21:20 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dinilai jadi pembuktian bagi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang baru.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai KPK yang kini dipimpin Setyo Budiyanto telah mengagetkan khalayak publik. Padahal belum lama dilantik Presiden Prabowo Subianto.

Setyo yang memimpin KPK didampingi Fitroh Rohcahyanto, Ibnu Basuki Widodo, Johanis Tanak serta Agus Joko Pramono sebagai Wakil Ketua, kini menunjukkan kembali taring lembaga antirasuah tersebut.


"Sebab penetapan Hasto sebagai tersangka tidak berselang lama pasca Presiden Prabowo Subianto melantik mereka," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, pada Rabu, 25 Desember 2024.

Menurutnya, sebelum pimpinan KPK berganti, kasus buronan Harun Masiku dalam perkara korupsi mantan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, tak kunjung diusut tuntas.

"Artinya, penetapan Hasto sebagai tersangka adalah langkah maju dan berani institusi KPK," tuturnya.

Oleh karena itu, KPK setelah menetapkan Hasto sebagai tersangka setidaknya mengembalikan marwah lembaga antirasuah.

"Ini juga bagian untuk membersihkan nama baik dan integritas KPK dari sentimen negatif, akibat tidak berdaya menghadapi kasus Harun Masiku yang sudah 4 tahun buron dan tidak tersentuh hukum," jelasnya.

"Penetapan ini akan dinilai publik sebagai langkah maju institusi KPK untuk membersihkan dan mengembalikan marwah penegakan hukum tanpa pandang bulu," demikian Subiran menambahkan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya