Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Umumkan Laba, CEO Telegram Pavel Durov Dapat Pujian dari Elon Musk

RABU, 25 DESEMBER 2024 | 07:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pavel Durov, pendiri dan CEO Telegram, mendapat pujian dari CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk, setelah mengumumkan laba perusahaan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun sejarah monetisasinya.

Dalam postingannya di X, Durov mengatakan bahwa tahun ini merupakan tahun kesuksesan perusahaan, dengan pendapatan lebih dari satu miliar Dolar AS, belum termasuk aset lain.

“Tahun ini merupakan tahun yang sangat sukses bagi Telegram. Kami berhasil meraih laba untuk pertama kalinya dalam tiga tahun sejak dimonetisasi,” kata Durov, seperti dikutip dari RT, Rabu 25 Desember 2024.


Postingan tersebut mendapat tanggapan dari Musk yang mengatakan, "Bagus sekali."

Namun, Durov juga menghadapi tantangan hukum serius tahun ini. Pada Agustus, ia ditahan di bandara Paris dan dibebaskan dengan jaminan beberapa hari kemudian. 

Dalam kasus tersebut ia menghadapi 12 tuntutan pidana, termasuk keterlibatan dalam penyebaran pornografi anak, perdagangan narkoba, dan pencucian uang. 

Jaksa Prancis mengklaim bahwa moderasi Telegram yang longgar telah memungkinkan kriminalitas merajalela di platform tersebut. 

Pertumbuhan keuangan perusahaan aplikasi perpesanan itu didorong oleh lonjakan pelanggan Telegram Premium dan kinerja periklanan yang kuat.  Jumlah pelanggan premium meningkat tiga kali lipat pada tahun 2024, melampaui 12 juta, dan pendapatan iklan tumbuh signifikan.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya