Berita

Pedagang komoditi kebutuhan pokok di Pasar Cimindi, Eri Sopianti/RMOLJabar

Bisnis

Imbas Kenaikan Harga Cabai, Pedagang jadi Sasaran Komplain Pembeli

SELASA, 24 DESEMBER 2024 | 18:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejumlah pedagang di Pasar Cimindi, Kota Cimahi, Jawa Barat mengaku kerap mendapat komplain dari pembeli atas kenaikan harga bahan pokok menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024-2025.

Pedagang di Pasar Cimindi, Eri sopianti mengatakan, semenjak libur Nataru, beberapa komoditi mengalami kenaikan, sehingga banyak konsumen yang komplain dan mengeluh daya belinya menurun.

"Seperti cengek domba ini naik, yang normalnya Rp40 ribu sekarang Rp68 ribu per kilogram," ucap Eri kepada RMOLJabar, Selasa, 24 Desember 2024.


Akibat melambungnya harga cengek domba atau cabai domba, banyak konsumen yang membeli hanya seperempat kilogram saja.

"Mungkin kalau beli sekilo gak sanggup jadi beli seperempatnya dengan harga Rp17 ribu," terangnya.

Disampaikan Eri, kenaikan harga ini diakibatkan faktor cuaca dengan curah hujan tinggi sehingga banyak komoditi kebutuhan pokok yang busuk.

"Pasokan sih aman, cuma kalau di libur Natal dan Tahun Baru harganya jadi naik," ujarnya.

Sementara itu, Pj Walikota Cimahi, Dicky Saromi menyatakan, dalam pendistribusian minyak curah aman, namun harganya mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan minyak kemasan.

Selain itu, lanjut Dicky, untuk komoditi lain, pihaknya melihat semua hampir stabil tidak ada kenaikan berarti dan pasokan juga aman.

"Hanya beberapa yang berkaitan dengan komoditi cabai seperti cabe domba yang mengalami kenaikan luar biasa bahkan di atas Rp60 ribuan, cabe merah keriting dan cabe tanjung yang juga naik 15 sampai 20 persen," kata Dicky di Pasar Cimindi, Kota Cimahi.

Komoditi lain yang mengalami kenaikan, yakni ikan. Terutama ikan bawal dan ikan nila. 

"Mungkin karena banyak orang yang membelinya," imbuhnya.

Kendati beberapa komoditi mengalami kenaikan, dia menyebutkan, untuk harga daging sapi mengalami penurunan. Meskipun untuk beras per karung mengalami kenaikan Rp5 ribu, sedangkan beras yang curah tetap.

"Jadi naiknya Rp5 ribu untuk beras karungan masih dalam batas kewajaran, hanya beras ketan yang naik karena pasokan yang belum tersedia pada waktunya," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya