Berita

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno di di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 23 Desember 2024/RMOL

Politik

Pemerintah Diminta Tata Ulang Dana Subsidi BBM, Listrik dan LPG

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 18:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diminta menata ulang dana negara yang bakal dikeluarkan sebesar Rp395 triliun, yang bakal dialokasikan untuk BBM, Listrik dan LPG, tahun depan.

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno menilai angka Rp395 triliun merupakan dana yang besar sehingga perlu penataan keuangan yang lebih akurat dan tepat sasaran.

“Gini, totalnya untuk tahun depan itu Rp395 triliun, memang itu angka yang besar. Saya kira pemerintah perlu menatanya kembali. Dalam artian bahwa penataan itu berbasis data yang akurat,” kata Eddy Soeparno di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin, 23 Desember 2024.


“Sehingga kita bisa mengetahui sesungguhnya berapa yang betul-betul efektif dan mengena kepada mereka yang berhak untuk menerima,” sambungnya.

Ia mengurai alokasi subsidi BBM, gas LPG 3kg, yang menelan dana subsidi cukup besar, dibandingkan listrik yang hanya Rp83 triliun. 

Oleh sebab itu, pemerintah diminta perlu menata ulang dana tersebut agar lebih tepat sasaran. 

“Nah ini yang saya kira perlu diperhatikan pemerintah agar kita bisa kemudian melihat pemanfaatan anggaran itu lebih tepat sasaran. Kalau memang ada yang bisa dihemat, tentu kan bisa dialokasikan untuk tempat yang lain,” ucapnya. 

Menurutnya, ke depan perlu ada monitoring dan perlu ada payung hukum untuk dana subsidi. Khusus untuk BBM, payung hukumnya sudah ada, tinggal direvisi Perpres 191 tahun 2014.

“Dan khusus untuk LPG 3 kg, itu perlu ada wacana akan Apakah diberikan langsung subsidi-nya kepada penerima atau tetap seperti yang sekarang,” tegas dia.

“Kita sedang mempelajari dan mudah-mudahan kalau memang solusi untuk memberikan subsidi itu langsung kepada penerima LPG 3 kg,” sambungnya.

Ia menambahkan, subsidi LPG bisa dikurangi agar bisa memberikan manfaat kepada kebijakan yang lain.

“Saya kira banyak anggaran dari subsidi LPG 3 kg bisa dikurangi untuk yang lain, untuk makan siang bergizi, bantalan sosial bertambah,” tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:48

Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:40

Serpihan Badan Pesawat ATR 42-500 Berhasil Ditemukan

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:08

Rekonstruksi Kontrol Yudisial atas Diskresi Penegak Hukum

Minggu, 18 Januari 2026 | 09:00

KAI Commuter Rekayasa Pola Operasi Imbas Genangan di Kampung Bandan

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:51

Seluruh Sumber Daya Harus Dikerahkan Cari Pesawat ATR yang Hilang Kontak

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:45

Tujuh Kali Menang Pilpres, Museveni Lanjutkan Dominasi Kekuasaan di Uganda

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:20

Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

Minggu, 18 Januari 2026 | 08:13

Ongkos Pilkada Langsung Tak Sebesar MBG

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:50

Delik Hukum Pandji Tak Perlu Dicari-cari

Minggu, 18 Januari 2026 | 07:45

Selengkapnya