Berita

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI, Abdul Kadir Karding/RMOL

Politik

Kementerian P2MI Targetkan Kirim 400-500 Ribu Pekerja Migran ke 100 Negara

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI menargetkan pengiriman pekerja migran Indonesia (PMI) sekitar 400-500 ribu orang pada 2025.

“Kita enggak muluk muluk. Kalau kemarin 287 ribu, kalau bisa (pada 2025) di angka 400 ribu sampai 500 ribu sudah top,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/BP2MI, Abdul Kadir Karding, kepada wartawan di Auditorium KH Abdurrahman Wahid, Kantor Kementerian P2MI, Pancoran, Jakarta, Senin, 23 Desember 2024. 

Karding menuturkan, ratusan ribu PMI tersebut akan dikirim ke 100 negara tujuan. Namun, dari 100 negara tujuan tersebut akan diprioritaskan ke 6 negara. 


“Seratus negara tujuan, di Malaysia, Hong Kong, Taiwan, kemudian juga Singapura, Jepang, Korea, enam (negara prioritas),” tutur politikus PKB ini. 

Lebih jauh, Karding menyebut bahwa selain mengirim PMI ke negara-negara tersebut, kementeriannya juga mengupayakan pemberdayaan setelah mereka pulang ke Tanah Air. 

“Banyak hal yang bisa kita lakukan, pelatihan menyambungkan produk ke pasar modal dan mencoba melatih manajemen keuangan dan bisnis,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya