Berita

PT Sri Rejeki Isman (Sritex)/Net

Politik

Wamenaker Ungkap Ada Tangan Setan Bermain di Kasus Sritex

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 16:05 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ada pihak-pihak yang diduga sengaja bermain dalam proses kepailitan PT Sri Rejeki Isman (Sritex). Sritex digugat pailit karena tak mampu melunasi utang dan digugat oleh krediturnya, PT Indo Bharat (IBR).

"Dugaannya dalam proses kepailitan ini ada tangan setan yang bermain," kata Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer di Kantor Kemnaker, Jakarta Selatan, Senin, 23 Desember 2024.

Namun demikian, Noel, sapaan Wamenaker ini enggan membeberkan informasi lebih detail terkait dugaan tangan-tangan setan sebagaimana ia maksud.


"Nanti juga ketahuan kok," ujar Noel.

Meski demikian, Wamenaker memastikan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah berkomitmen untuk memperhatikan buruh Sritex agar terhindar dari pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Saya rasa sikap presiden tidak berubah, yaitu tidak ada PHK," tegasnya.

Sebagai bentuk perhatian, pihaknya juga telah mengagendakan untuk mendatangi pabrik Sritex di Solo, Jawa Tengah.

"Minggu depan kita lihat, jangan sampai kawan-kawan buruh atau pekerja itu galau dan resah. Makanya kami harus menjamin jangan sampai pas keputusan MA ada kegelisahan yang luar biasa, ketakutan yang luar biasa," pungkas Noel.

Manajemen Sritex sebelumnya telah mengajukan kasasi namun ditolak oleh Mahkamah Agung (MA). Sritex juga terus mengupayakan proses hukum berupa Peninjauan Kembali (PK) agar status pailit dicabut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya