Berita

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh/Ist

Politik

Perempuan Bangsa Dorong Penguatan Mental dan Kesetaraan Gender

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 13:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah didorong lebih aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual.

Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Nihayatul Wafiroh menyatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk menggerakkan masyarakat dalam upaya menjaga kesehatan mental dan spiritual. 

"Karena kesehatan mental dan spiritual adalah akar kekuatan seseorang untuk menyikapi segala tantangan kehidupan," kata Ninik akrab disapa lewat keterangan resminya, Senin 23 Desember 2024.


Wakil Ketua Komisi IX DPR ini menekankan perlindungan kesehatan mental dan spiritual harus dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga. Sebab salah satu penyebab gangguan mental adalah trauma di masa kecil akibat bullying atau kekerasan di lingkungan sekitar. 

"Oleh karena itu, gerakan menjaga kesehatan mental juga harus dilakukan bersama stakeholder kunci di masyarakat, sehingga keluarga dan lingkungan sekitar dapat bekerja sama untuk menjaga kesehatan mental anak-anak," imbuhnya.
 
Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat sebanyak 6, persen penduduk Indonesia berusia 15 tahun ke atas mengalami gangguan kesehatan mental. Depresi menempati urutan tertinggi dari jenis gangguan mental, selain bipolar, schizophrenia dan lain-lain.

Sekitar 8 juta perempuan mengalami gangguan depresi. Adapun prevalensi gangguan kecemasan perempuan mencapai 4,5 persen, sementara gangguan serupa pada laki-laki hanya 2,5 persen dari populasi.
 
Menyikapi kerentanan perempuan Indonesia yang mengalami gangguan kesehatan mental, Srikandi PKB asal Jawa Timur ini menekankan pentingnya program pemberdayaan perempuan di seluruh sektor, termasuk pemberdayaan ekonomi. 

“Perempuan harus berdaya dan mandiri, sehingga mereka mampu menciptakan kesetaraan relasi gender dengan pasangan dan lingkungan sekitar," tandasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya