Berita

Ilustrasi hujan lebat/Net

Nusantara

Libur Nataru Dibayangi Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi

SENIN, 23 DESEMBER 2024 | 04:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi terjadinya curah hujan meningkat dan gelombang tinggi saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pada akhir 2024 ini, BMKG memperkirakan curah hujan akan tinggi. Sementara di pesisir, khususnya Laut Jawa mengalami pasang tinggi akibat gelombang besar.

Koordinator Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Ganis Erutjahjo mengimbau masyarakat yang akan berlibur selalu waspada dengan cuaca akhir tahun ini. 


"Kami perkirakan curah hujan akhir tahun tanggal 24-27 Desember berpotensi hujan intensitas sedang sampai tinggi di berbagai wilayah," kata Ganis dikutip dari Kantor Berita RMOLJateng, Senin 23 Desember 2024.

Hujan deras dapat kapan pun bisa terjadi pada akhir tahun 2024 ini. Seperti perkiraan BMKG, hujan sedang sampai lebat rawan terjadi di berbagai wilayah Jawa Tengah. 

Potensi cuaca ekstrem itu disebut BMKG merata terjadi di seluruh wilayah. Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat bila berada di lokasi rawan terjadi banjir atau tanah longsor bisa lebih waspada. 

Sedangkan di wilayah pesisir, BMKG memprediksi, gelombang tinggi di perairan bisa mencapai ketinggian 1-2 meter. 

Bagi masyarakat, gelombang tinggi itu dapat membahayakan khususnya bila sedang berlibur di wilayah pesisir atau pantai. 

Dengan kondisi cuaca, BMKG memperingatkan bahwa masyarakat mesti hati-hati dan waspada cuaca ekstrem hujan deras dan gelombang tinggi. 

Sehingga sebaiknya memperhatikan kondisi cuaca secara update demi keamanan dan kenyamanan selama berlibur menikmati libur akhir tahun. 

"Sebaiknya perhatikan kondisi cuaca yang berubah-ubah, jadi selama akan berlibur bisa melihat perkiraan cuaca real time update terbaru," tutup Ganis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya