Berita

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar/Ist

Bisnis

Cak Imin Optimistis Program MBG Bisa Genjot Ekonomi Desa

MINGGU, 22 DESEMBER 2024 | 07:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya peran Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) dalam mendukung keberhasilan program makan bergizi gratis (MBG). 

Menurut sosok yang akrab disapa Cak Imin itu BUMDesma menjadi ekosistem strategis dalam memastikan ketersediaan pangan sehat dan bergizi untuk masyarakat.

"Pemerintah menguatkan peran BUMDes, BUMDesma, koperasi, dan UMKM sebagai pemasok utama kebutuhan pangan dalam program makan bergizi gratis," kata Cak Imin seperti dikutip redaksi lewat akun X miliknya, Minggu 22 Desember 2024.


Ia menekankan, dengan melibatkan BUMDes dan UMKM, program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal.

Mantan Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra itu mendorong sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat desa untuk memastikan keberlanjutan program ini. 

"MBG bukan sekadar program pemenuhan gizi, tapi juga langkah strategis membangun ekosistem ekonomi desa yang berdaya dan mandiri," ujarnya

Sedikitnya program MBG memiliki tiga tujuan utama yakni mencetak generasi yang lebih sehat, lebih cerdas, dan membantu kemajuan ekonomi.

Di Indonesia, program MBG bertujuan untuk menyediakan asupan gizi seimbang bagi ibu hamil, balita, anak PAUD hingga SMA, serta para santri di pesantren. 

Program ini akan diterapkan secara bertahap dengan target penerima manfaat mencapai 15 hingga 25 juta siswa pada tahun 2025, dari total 82 juta penerima manfaat.

Dengan perut yang kenyang dan kondisi tubuh yang lebih nyaman, siswa dan santri dapat belajar dengan lebih baik dan memperhatikan pelajaran di kelas dengan lebih fokus. Hal ini tentunya berkontribusi positif terhadap prestasi akademik siswa.

Program MBG diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak luas, tidak hanya dalam hal pendidikan tetapi juga kesehatan dan ekonomi masyarakat.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya