Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Ini Peran 3 Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88

SABTU, 21 DESEMBER 2024 | 10:13 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sulawesi Tengah pada Kamis, 19 Desember 2024.
Ketiganya berinisial RR, MW, AS. 
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar menjelaskan peran tiga terduga teroris itu.

Pertama, RR merupakan anggota kelompok MIT pimpinan Sabar Daeng Koro dan Santoso yang memiliki peran sebagai fasilitator rekrutmen anggota baru.


“(Tersangka RR) merupakan fasilitator bagi orang yang akan bergabung dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur dalam rangka pelaksanaan Tadrib Asykari atau pelatihan militer,” kata Aswin dalam keterangan resmi yang dikutip Sabtu 21 Desember 2024.

Pelatihan militer yang dimaksud yakni bongkar pasang senjata api, latihan menembak dengan senjata api, teknik tempur, kamuflase, penguatan fisik, dan pembuatan bahan peledak.

Selanjutnya, tersangka MW berperan menembak salah satu warga hingga tewas dengan senjata api jenis FN di Desa Sepe, Kecamatan Lege, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Terakhir AS, berperan melaksanakan Tadrib Asykari di daerah Mamuju Utara. Menurut catatan, pada akhir tahun 2013, dirinya juga berencana melakukan aksi amaliyah fa’i dengan sasaran bank-bank di wilayah Poso dan Parigi.

Tak hanya itu, AS tergabung dalam grup media sosial kelompok radikal.

Dari penangkapan ini, penyidik juga menyita sejumlah alat bukti di antaranya, satu unit senapan PCP beserta tas, satu buah pisau karambit beserta sarungnya, dan satu buah bilah badik beserta sarungnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya