Berita

Beberapa ruas jalan tol Jagorawi dan Jakarta Cikampek diberlakukan sistem laju pasang surut alias contraflow selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/Ist

Nusantara

Libur Nataru

Cek Jadwal Contraflow di Tol Jagorawi dan Japek

JUMAT, 20 DESEMBER 2024 | 23:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, beberapa ruas jalan tol akan diberlakukan sistem laju pasang surut alias contraflow.

Kebijakan ini sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Perhubungan Darat, Perhubungan Laut, Kakorlantas, dan Bina Marga 2025.

Berikut jadwal dan lokasi penerapan contraflow:


Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi)

1. Arah Ciawi mulai dari KM 44 sampai dengan KM 46 dengan waktu pemberlakukan:
- Sabtu, 21 Desember 2024, Minggu, 22 Desember 2024, dan Selasa, 24 Desember 2024, pukul 06.00-13.00 WIB
- Kamis, 26 Desember 2024- Minggu 29 Desember 2024, pukul 06.00-13.00 WIB
- Rabu, 1 Januari 2025, pukul 06.00-13.00 WIB 2. Arah Jakarta mulai dari KM 21 sampai dengan KM 8 dengan waktu pemberlakuan:

2. Arah Jakarta mulai dari KM 21 sampai dengan KM 8 dengan waktu pemberlakuan:
- Sabtu, 21 Desember 2024, Minggu, 22 Desember 2024, dan Selasa, 24 Desember 2024, pukul 15.00-23.00 WIB
- Kamis, 26 Desember 2024 sampai Minggu 29 Desember 2024, pukul 15.00-23.00 WIB
- Rabu, 1 Januari 2025, pukul 15.00-23.00 WIB

Jakarta-Cikampek (Japek)

1. Arah Cikampek mulai dari KM 47 (Karawang Barat) sampai dengan KM 70 (Cikampek) dengan waktu pemberlakuan:
- Sabtu, 21 Desember 2024, pukul 06.00-20.00 WIB
- Selasa, 24 Desember 2024, Kamis, 26 Desember 2024 sampai Sabtu, 28 Desember 2024, pukul 06.00-12.00 WIB
- Minggu, 29 Desember 2024, pukul 06.00-10.00 WIB
- Rabu, 1 Januari 2025, pukul 06.00-12.00

2. Arah Jakarta mulai dari KM 70 (Cikampek) sampai dengan KM 7 (Karawang Barat) dengan waktu pemberlakuan:
- Kamis, 26 Desember 2024 sampai Sabtu, 28 Desember 2024, pukul 14.00 WIB-22.00 WIB
- Minggu, 29 Desember 2024, pukul 12.00- 24.00 WIB
- Rabu, 1 Januari 2025, pukul 06.00-24.00 WIB.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya