Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Direktur XL Axiata Lepas 200 Ribu Lembar Saham

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 14:27 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan operator telekomunikasi seluler di Indonesia, PT XL Axiata Tbk. (EXCL) menyampaikan bahwa I Gede Darmayusa selaku Direktur telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya.

Dalam keterbukaan informasi yang dikutip Kamis 19 Desember 2024, dikatakan bahwa I Gede Darmayusa telah menjual saham EXCL sebanyak 200.000 lembar di harga Rp2.290 per lembar pada Rabu 18 Desember 2024.

Manajemen mengatakan, tujuan dari transaksi ini adalah untuk keperluan pendidikan dengan kepemilikan saham langsung.


Pasca transaksi, maka kepemilikan saham I Gede Darmayusa di EXCL berkurang menjadi 254.924 lembar saham atau setara dengan 0,00194 persen dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 454.924 lembar saham atau setara dengan 0,0037 persen. 

Saham EXCL  turun Rp20 atau melemah 1 persen menjadi Rp2.240 per lembar saham pada perdagangan hari ini. 

EXCL telah melaporkan bahwa perseroan mencetak pendapatan dan laba bersih yang kompak tumbuh sepanjang periode Januari-September 2024. 

Pendapatan melejit sebesar 6 persen secara yoy menjadi Rp 25,37 triliun dan laba bersih naik 30 persen secara yoy menjadi Rp 1,31 triliun dari sebelumnya Rp 999 miliar.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya