Berita

Prakiraan pengiriman pasar jam tangan China 2024-2028/GSM Arena

Bisnis

Tiongkok Pimpin Pasar Jam dan Gelang Pintar, Huawei Nomer Satu

KAMIS, 19 DESEMBER 2024 | 13:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar perangkat yang dapat dikenakan di pergelangan tangan, seperti jam tangan pintar dan gelang kesehatan, tercatat mengirimkan 139 juta unit selama tiga kuartal pertama tahun 2024.

Laporan terbaru dari perusahaan data internasional (IDC) menunjukkan ada penurunan pengiriman sebesar 1 persen pada periode Januari hingga September tahun ini, yang disebabkan oleh kejenuhan pasar di negara-negara utama seperti Amerika Serikat dan India.

Sementara di Tiongkok justru menunjukkan tren positif sebagai pasar terbesar untuk perangkat ini, dengan pengiriman diperkirakan mencapai 45,8 juta unit, meningkat 20 persen dibandingkan tahun lalu.


Dari jumlah tersebut, 32,9 juta unit merupakan jam tangan pintar, yang mengalami kenaikan 23,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dikutip dari GSM Arena Kamis, 19 Desember 2024, Huawei memimpin dalam hal pengiriman global dengan 23,6 juta unit dan pangsa pasar 16,9 persen. Seri GT5 dan Watch D2 menjadi pilihan favorit konsumen di pasar-pasar utama Huawei.

Apple menempati posisi kedua dengan 22,5 juta unit terkirim dan pangsa pasar 16,2 persen, meski mengalami penurunan pengiriman sebesar 12,8 persen dibandingkan tahun lalu. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh persaingan ketat dari para pesaing.

Produsen asal Tiongkok lainnya, Xiaomi, berada di urutan ketiga dengan 20,5 juta unit dan pangsa pasar 14,7 persen. Sementara itu, Samsung mencatatkan 11,5 juta pengiriman dengan pangsa pasar 8,3 persen, diikuti oleh grup BBK (Oppo, vivo, OnePlus, Realme) dengan 7,8 juta unit dan pangsa pasar 5,6 persen.

IDC memproyeksikan bahwa pada 2025, pasar perangkat yang dikenakan di pergelangan tangan di Tiongkok akan tumbuh hingga 3,2 persen YoY, dengan pengiriman mencapai 62,5 juta unit.

Analis IDC memperkirakan akan ada diversifikasi saluran penjualan, baik daring maupun luring, serta peningkatan akurasi sensor kesehatan dan penambahan fitur personalisasi baru pada perangkat ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya