Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

PDIP Bakal Lemah Tanpa Jokowi

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 14:04 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Eksistensi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) diprediksi bakal melemah menyusul dipecatnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Cagub Sumut terpilih Bobby Nasution. 

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos menilai, kemenangan PDIP pada pemilihan umum (Pemilu) 2014 disebabkan kepopuleran Jokowi. 

Hal itu, menurut lulusan S2 komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu, terkonfirmasi pada Pilpres 2024, dimana pasangan calon PDIP tidak mampu memenangkan kompetisi. 


Sebabnya, Subiran mengamati, endorsement Jokowi beralih ke pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang berbuah kemenangan. 

"Sehingga pemecatan ini justru semakin menunjukkan kelemahan PDIP di satu sisi yang tidak berdaya menghadapi strategi dan perilaku politik dari Jokowi dan keluarganya," kata Subiran kepada RMOL, Rabu 18 Desember 2024.

"Buktinya tanpa Jokowi PDIP kalah Pilpres, dan kalah telak dalam pilkada," sambungnya.

Menurut Subiran, PDIP sulit meraih kemenangan di setiap kompetisi apabila tidak ada sosok yang mentereng untuk menggenjot suara. 

"Seperti kemenangan PDIP di Pilgub Jakarta, bukan karena kuatnya PDIP atau Jokowi effect yang lemah, tetapi karena Anies effect," kata Subiran. 

Di samping itu, penulis buku "Negara Katanya" itu juga memperhatikan lawan politik PDIP di Pilgub DKI Jakarta tidak maksimal mempengaruhi pemilih mencoblos pasangan Ridwan Kamil-Suswono. 

"Apalagi ada gerakan golput, dan sayangnya tidak membuat maksimal bekerjanya mesin politik KIM Plus (Koalisi Indonesia Maju yang mengusung Ridwan Kamil-Suswono)," demikian Subiran.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya