Berita

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Djohan Emir/Net

Bisnis

Djohan Emir Tiba-tiba Mundur dari Jabatan Presiden Komisaris BCA

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 10:16 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Djohan Emir mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin 16 Desember 2024.

Perusahaan telah membenarkan pengunduran diri tersebut melalui pengumuman di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa 17 Desember 2024.

"Pada tanggal 16 Desember 2024, Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Djohan Emir Setijoso dari jabatannya selaku Presiden Komisaris Perseroan," kata Corporate Secretary BCA Raymon Yonarto.


Ia menyampaikan bahwa pengunduran diri itu akan disampaikan untuk memperoleh keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Pemegang Saham (RUPS) BCA yang akan diadakan tahun depan.

Meski demikian, Raymon memastikan mundurnya Djohan sebagai Presiden Komisaris tak memiliki dampak material terhadap kelangsungan usaha perseroannya. 

Seperti dikutip dari situs BCA, Djohan pernah menjabat sebagai Presiden Direktur BCA pada 1999-2011. Ia bertanggung jawab atas koordinasi keseluruhan, divisi audit Internal, perencanaan perusahaan, keuangan dan akuntansi, dan sekretaris perusahaan.

Nama Emir telah dikenal sebagai salah satu tokoh yang menyelamatkan BCA dari hantaman krisis moneter pada 1998. 

Dalam upayanya, Emir berhasil membalik status BCA sebagai Bank Take Over (BTO) oleh pemerintah menjadi perusahaan sehat. 

Sebelum bergabung dengan BCA, ia juga sempat bekerja di Bank Rakyat Indonesia (BRI) pada 1965-1998 dengan jabatan terakhir sebagai Direktur. 

Lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini juga pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris Inter Pacific Bank pada 1993-1998.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya