Berita

Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu (kanan) dan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam pertemuan di Abuja, Nigeria, November 2024./IOL

Dunia

Di Balik Kunjungan Modi ke Nigeria

RABU, 18 DESEMBER 2024 | 02:27 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

. Kunjungan strategis Perdana Menteri India Narendra Modi ke Nigeria bulan lalu memperlihatkan komitmen India untuk memperkuat kemitraan jangka panjang antara kedua negara yang juga berdimensi global.

Kunjungan  itu merupakan yang pertama bagi Perdana Menteri India dalam 17 tahun.

India dan Nigeria memiliki hubungan bilateral yang hangat, bersahabat, dan mengakar kuat. India mendirikan Kantor Diplomatiknya di Lagos pada November 1958, dua tahun sebelum Nigeria merdeka pada 1 Oktober 1960.


Saat ini India adalah mitra dagang terbesar Nigeria dan Nigeria adalah mitra dagang terbesar India di Afrika. India adalah salah satu pembeli minyak mentah Nigeria terbesar, lebih dari 135 perusahaan dimiliki dan atau dioperasikan oleh orang India atau Orang Asal India di Nigeria.

Secara historis, kedua negara telah menjadi yang terdepan dalam perjuangan anti-kolonial dan anti-apartheid internasional dan bekerja sama erat dalam berbagai forum internasional. Kehadiran komunitas ekspatriat India yang besar sekitar 50 ribu yang terbesar di Afrika Barat, menambah nilai pentingnya hubungan jangka panjang mereka.

Pengamat internasional Nereshnee Govender dalam artikelnya di IOL menuliskan, India kini menjadi mitra pembangunan Nigeria dengan menawarkan bantuan pembangunan melalui pinjaman lunak sebesar 100 juta dolar AS dan dengan menawarkan program pelatihan pengembangan kapasitas.

Dalam kunjungan ke Nigeria, Modi mendapatkan Penghargaan “Grand Commander of the Order of the Niger” yang diberikan Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu.

Dalam pidato yang disiarkan di televisi dari Abuja, Perdana Menteri Modi mengatakan terorisme, separatisme, pembajakan, dan perdagangan narkoba merupakan tantangan besar dan mengatakan kedua negara akan terus bekerja sama untuk mengatasinya.

"Kami memberikan prioritas tinggi pada kemitraan strategis kami dengan Nigeria. Saya yakin bahwa babak baru dalam hubungan kami akan dimulai setelah pembicaraan kami," ujar Modi.

Modi menambahkan bahwa komunitas ekspatriat India yang berjumlah hampir 60 ribu orang di Nigeria merupakan pilar utama hubungan India-Nigeria dan berterima kasih kepada Tinubu karena telah memastikan kesejahteraan mereka.

India mengirimkan 20 ton pasokan bantuan untuk warga Nigeria yang terkena banjir pada bulan Oktober.

Ada lebih dari 200 perusahaan India yang telah berinvestasi sekitar USD 27 miliar di semua sektor manufaktur penting dan perusahaan-perusahaan ini merupakan pemberi kerja terbesar kedua setelah pemerintah federal, menurut pejabat India.

“Dengan kunjungan Presiden Tinubu ke India tahun lalu, aspek baru telah ditambahkan ke hubungan kita. Hari ini, diskusi terperinci diadakan untuk lebih memperkuat dan memperluas kerja sama kita.

“Kami telah mengidentifikasi kemungkinan baru dalam ekonomi, energi, pertanian, keamanan, fintech, perusahaan negara kecil dan menengah, dan bidang budaya.

Sebagai mitra yang dekat dan tepercaya, penekanan khusus akan diberikan pada pengembangan keterampilan dan pembangunan kapasitas sesuai kebutuhan masyarakat Nigeria,” kata Modi.

Tinubu mengakui upaya India untuk memperkuat perhatian negara-negara berkembang melalui KTT Global Selatan.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya