Berita

Kolase Bobby Nasution, Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Jokowi dan Keluarga Justru Menantikan Dipecat PDIP

SELASA, 17 DESEMBER 2024 | 21:02 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemecatan keanggotaan Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution sebagai kader PDIP tidak membuat pengaruh politik mereka redup.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar merespons polemik pemecatan Jokowi dan keluarga oleh PDIP yang menurut sebagian orang sebagai peristiwa politik bersejarah.

"Pemecatan secara terbuka tersebut sepertinya justru sangat dinantikan oleh Jokowi, Gibran dan Bobby yang selama ini merasa PDIP menjadi beban politiknya," jelas Semar dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa, 17 Desember 2024. 


Menurut Semar, PDIP justru merugi karena baik Gibran maupun Bobby merupakan pejabat definitif yang memiliki pengaruh di masyarakat.

Semar juga menyinggung kiprah Jokowi dan keluarganya yang menurutnya telah berhasil mendongkrak suara PDIP menjadi partai pemenang dalam beberapa pemilu di Indonesia yang sebelumnya sulit dicapai. 

"?Sudah terbukti, sejak kali pertama pemilu presiden dilakukan secara langsung di tahun 2004, PDIP selalu gagal dalam kontestasi pilpres tersebut dan baru berhasil setelah adanya sosok Jokowi yang membuat kemenangan PDIP dua kali berturut-turut baik pilpres maupun pileg,” ungkapnya. 

“Dengan begitu dapat diartikan Jokowi lah yang membuat PDIP berhasil merebut kekuasaan politik dan fakta terakhir ketika mengusung Ganjar justru menjadi juru kunci alias paling kecil suara yang didapat, tanpa Jokowi ternyata PDIP gagal dalam pilpres dan agak lucu juga suara partai lebih besar dari suara capresnya biasanya sebaliknya ya," ujar Semar yang juga aktivis 98.

Ia yakin partai politik saat ini semua berharap Jokowi dan keluarganya bisa bergabung usai dipecat dari PDIP. 

"?Banyak sekali yang siap menampung Jokowi, Gibran dan Bobby secara politik karena mereka memiliki kekuatan politik yang sangat diperhitungkan dengan dukungan masyarakat yang masih cukup luas dan besar sehingga akan membawa keuntungan bagi partai politik yang dapat meminangnya," beber Semar. 

Ia juga menegaskan pihaknya terus mendukung langkah-langkah politik yang akan diambil oleh Jokowi dan keluarganya karena yakin jalan yang akan dipilih tentu untuk kepentingan bangsa secara umum.

"?Rampai Nusantara akan selalu bersama untuk mendukung langkah politik Jokowi dan Gibran karena diyakini apapun yang akan ditempuh pasti mengutamakan kepentingan bangsa dan negara khususnya untuk rakyat Indonesia," pungkasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

KAI Gelar Diskon Tiket Kereta 20 Persen, Cek Syarat dan Ketentuannya

Kamis, 26 Maret 2026 | 22:00

Anwar Ibrahim Lega Kapal Malaysia Bisa Lewat Selat Hormuz

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:58

Jadwal FIFA Series 2026 Timnas Indonesia Lawan Saint Kitts dan Nevis

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:49

Langkah Mundur Letjen Yudi Abrimantyo Sesuai Prinsip Intelijen

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:31

Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:15

Inggris Cegat Kapal Bayangan Rusia, Tuding Putin Raup Untung Minyak dari Perang

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:13

Prabowo Blusukan ke Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak untuk Warga

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:06

Prabowo Harus Berhati-hati dengan Pernyataan Ngawur Bahlil

Kamis, 26 Maret 2026 | 21:01

Fatamorgana Ekonomi Nasional

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:34

“Aku Harus Mati”: Horor tentang Ambisi dan Harga Sebuah Validasi

Kamis, 26 Maret 2026 | 20:20

Selengkapnya