Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo saat menjamu keluarga Lippo Group di Solo, Jawa Tengah/Instagram

Politik

Bos Lippo Group Tak Mau Proyek Diganggu, Makanya Ngadep Jokowi

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 15:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lawatan keluarga konglomerat Lippo Group ke rumah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Solo sulit dipandang sebagai pertemuan biasa.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah memandang lawatan Mochtar Riady, James Riady, hingga John Riady itu bisa dimaknai sebagai upaya mencari perlindungan.

Lippo Group adalah konglomerasi besar yang punya banyak proyek di Indonesia. Mulai dari keterlibatan di pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) hingga proyek mangkrak kota modern Meikarta.
 

 
“Bukan tidak mungkin relasi pengusaha (keluarga Lippo Group) dengan Jokowi penuh dengan persoalan, sehingga menemui Jokowi sebagai upaya perlindungan,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik & Ekonomi RMOL, Sabtu, 14 Desember 2024.

Dedi berujar, Lippo Group meyakini jika Jokowi masih punya power untuk mendekati presiden saat ini, Prabowo Subianto. Melalui pertemuan itulah, para konglomerat itu ingin bisnisnya bisa ikut dijaga oleh Prabowo.   

“Sehingga (bos Lippo Group) mendekati Jokowi agar berupaya melunakkan Prabowo,” tutup Dedi.

Dalam megaproyek IKN, Lippo Group tertarik membangun infrastruktur fasilitas kesehatan dan pendidikan. Pada Tahun 2023 lalu, Direktur Eksekutif Lippo Group, John Riady memastikan akan berperan aktif membangun IKN. Salah satunya adalah skema kerja sama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan anggaran Rp123,2 triliun.

Selain IKN, Lippo Group juga terseret masalah pembangunan kota modern Meikarta. Selain mangkrak, proyek di Cikarang, Kabupaten Bekasi ini juga tersandung kasus suap.

Bahkan KPK sempat melakukan penggeledahan di rumah CEO Lippo Group, James Riady pada Oktober 2018 silam.

"Total lokasi penggeledahan (Rabu, 17 Desember 2018) di 10 lokasi di Tangerang dan Bekasi. Penyidik melanjutkan kegiatan (penggeledahan) ke lima tempat lain, yaitu rumah James Riady, Apartemen Trivium Terrace, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pemadam Kebakaran," kata Febri Diansyah saat masih menjadi Jurubicara KPK, Kamis, 18 Oktober 2018.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya