Berita

Stanley/Net

Bisnis

Stanley Tarik 2,6 Juta Travel Mug Akibat Risiko Luka Bakar

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 12:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Produsen peralatan minum ternama Amerika Serikat, Stanley, memutuskan menarik sekitar 2,6 juta travel mug dari pasaran. 

Langkah ini diambil menyusul risiko tutup produk yang dapat terlepas saat terkena panas, berpotensi menyebabkan luka bakar.

"Pengguna diminta segera menghentikan penggunaan travel mug yang terdampak dan menghubungi Stanley untuk mendapatkan tutup pengganti secara gratis," kata Komisi Keamanan Produk Konsumen Amerika Serikat (CPSC) dalam pernyataan resminya, dikutip dari CNN pada Sabtu 14 Desember 2024.


Produk yang ditarik mencakup travel mug berkapasitas 12 hingga 20 ons dalam berbagai warna, termasuk putih, hitam, dan hijau. Produk ini dijual dengan harga antara 20-50 Dolar AS atau sekitar Rp319 ribu hingga Rp899 ribu melalui retailer besar seperti Amazon, Target, Walmart, dan Dick's Sporting Goods.

Stanley mengakui telah menerima lebih dari 90 laporan global terkait masalah tutup yang terlepas. Dari jumlah tersebut, 38 laporan melibatkan luka bakar, termasuk 11 kasus yang memerlukan perawatan medis. Di Amerika Serikat sendiri, tercatat 16 keluhan dan 2 kasus cedera akibat masalah serupa.

Sebagai langkah penanganan, Stanley menyediakan laman web khusus untuk membantu konsumen mengidentifikasi model yang terdampak sekaligus mengajukan permintaan pergantian tutup.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya popularitas Stanley setelah menjalani rebranding pada 2020. Upaya memperluas pasar terus dilakukan, termasuk di Indonesia dengan memperkenalkan pilihan warna dan desain baru serta bekerja sama dengan influencer media sosial.

Profesor Pemasaran dari University of Buffalo School of Management, Charles Lindsey, menyebut bahwa strategi ini berhasil mengubah Stanley menjadi simbol status sosial dan menciptakan tren baru.

"Rekomendasi influencer menciptakan buzz besar, yang menjadikan Stanley lebih dari sekadar produk fungsional, tetapi juga bagian dari tren," ujarnya kepada CNN.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya