Berita

Delegasi Fraksi PKS DPR RI mengunjungi markas PBB di New York, Amerika Serikat/Istimewa

Politik

Fraksi PKS DPR Perjuangkan Perlindungan dan Kesejahteraan Anak ke Markas PBB

SABTU, 14 DESEMBER 2024 | 00:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Fraksi PKS DPR RI terus mendorong upaya perlindungan dan kesejahteraan anak sebagai aset masa depan bangsa. Hal itu ditunjukkan melalui pertemuan dengan Perwakilan Khusus Sekjen PBB (SRSG) Untuk Isu Kekerasan Terhadap Anak atau Special Representatives of Secretary General for Violence Against Children di markas PBB, New York, Amerika Serikat.

Delegasi Fraksi PKS ini dipimpin langsung Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini. Lalu ada Anggota Komisi XI Ecky Awal Mucharam, Anggota Komisi I Habib Idrus Al Jufri, Anggota Komisi V Yanuar Arif Wibowo, Anggota Komisi VI Ismail Bachtiar, Anggota Komisi XII Meitri Citra Wardani dan Muhammad Haris, serta Anggota Komisi XIII Meity Rahmatia. 

Mereka bertemu dengan Pablo Espienella dari Kantor Perwakilan Khusus Sekjen PBB. 


Delegasi disambut oleh Duta Besar LBBP Wakil Tetap RI Untuk PBB New York/Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir dan didampingi Deputi Wakil Tetap RI Untuk PBB New York Duta Besar Hari Prabowo.

Pertemuan ini membahas agenda perlindungan dan kesejahteraan anak meliputi masalah-masalah kesehatan, pendidikan, serta kemajuan anak-anak di berbagai negara khususnya di Indonesia untuk mewujudkan masa depan dunia yang lebih baik dan ramah untuk anak.

Dalam sambutannya, Jazuli Juwaini mengatakan, Fraksi PKS DPR memiliki kepedulian yang besar terhadap isu dan permasalahan anak-anak sebagai generasi masa depan dunia. Maju mundurnya dunia dan peradaban umat manusia ada di tangan mereka sebagai generasi masa depan. 

Maka kita semua punya tanggung jawab untuk memberikan tempat terbaik bagi tumbuh kembang dan kesejahteraan anak di muka bumi. 

Sebagai bagian dari Parlemen, Fraksi PKS memiliki peran besar dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan, mengalokasikan anggaran, dan memastikan akuntabilitas kebijakan untuk kesejahteraan anak-anak Indonesia serta mencegah segala bentuk kekerasan terhadap anak-anak.

"Sementara dalam kerangka kebijakan global, Fraksi PKS juga aktif mendorong kerjasama dan kolaborasi di antara negara-negara dan organisasi internasional dalam mewujudkan kualitas perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan anak-anak baik di Indonesia maupun di berbagai negara," tutur Jazuli.

Fraksi PKS DPR juga memandang Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Kekerasan terhadap Anak bersama-sama dengan UNICEF memiliki peran dan tugas mulia untuk melindungi dan mewujudkan kesejahteraan anak-anak di dunia. 

"Melalui peran badan ini serta peran PBB secara luas kami ingin upaya untuk melindungi, mencerdaskan, menyehatkan, dan mensejahterakan anak-anak di dunia terus diperjuangkan dan menjadi prioritas pembangunan global. Untuk itu, seluruh komponen dunia harus bergandengan tangan, bekerjasama, dan berkolaborasi mewujudkannya," tutur Jazuli. 

"Fraksi PKS mengapresiasi dan terus mendukung Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB Untuk Isu Kekerasan terhadap Anak yang bersama-sama badan lain seperti UNICEF melakukan berbagai upaya advokasi, perlindungan, dan pemajuan kesejahteraan bagi anak-anak di berbagai negara serta terus mengupayakan agar anak menjadi prioritas kebijakan global," tegasnya.

Apresiasi Perwakilan Khusus Sekjen PBB kepada Fraksi PKS 

Perwakilan Khusus Sekjen PBB (SRSG) Untuk Isu Kekerasan Terhadap Anak mengapresiasi kepedulian Fraksi PKS terhadap permasalahan anak-anak, baik spesifik terkait kekerasan maupun secara umum terkait kesejahteraan anak. 

Pablo Espienella dari SRSG PBB memiliki pandangan dan pemahaman yang sama dengan Fraksi PKS tentang pentingnya perlindungan dan penyelamatan anak-anak dari berbagai tindak kekerasan atas nama apapun serta bagaimana mewujudkan dunia yang ramah anak, dunia yang memajukan kesejahteraan anak-anak. 

Oleh karena itu, Perwakilan Khusus Sekjen PBB Untuk Isu Kekerasan Terhadap Anak akan berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk mengagendakan kunjungan ke berbagai negara untuk berdiskusi dengan seluruh stakeholder terkait dari pemerintahan termasuk parlemen. 

Peran parlemen semakin penting dalam beberapa tahun belakangan khususnya dalam meratifikasi hak anak serta implementasinya di lapangan, persetujuan program dan anggaran serta penyediaan infrastruktur terkait kehidupan anak.

Perwakilan Khusus Sekjen PBB secara khusus mengapresiasi Indonesia karena tergabung dalam 40 negara aliansi global untuk akselerasi penanganan persoalan kekerasan terhadap anak, perlindungan anak, dan pemajuan kesejahteraan anak dalam rangka pencapaian SDGs 2030 yang tinggal 5 tahun lagi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya