Berita

Jumpa pers PWNU DKI Jakarta, yang dihadiri oleh Ra'is Syuriyah PWNU DKI Jakarta K.H Muhyidin Ishak, Ketua PWNU DKI Jakarta K.H Samsul Maarif, Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Taufik Damas, serta Wakil Ketua PWNU Jakarta Bidang Informasi dan Komunikasi Husny Mubarok Amir, di Jakarta Selatan, Jumat, 13 Desember 2024/RMOL

Politik

Menang Tanpa Gugatan, PWNU DKI Jakarta Beri Selamat kepada Pramono-Rano

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 21:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pasangan calon (paslon) nomor urut 3, Pramono Anung-Rano Karno, mendapat ucapan selamat dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, karena telah memenangkan pemilihan gubernur (Pilgub) 2024 tanpa digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Sejumlah petinggi PWNU DKI Jakarta, berkumpul di kantornya untuk menyampaikan hal tersebut, di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat sore, 13 Desember 2024.

Hadir Ra'is Syuriyah PWNU DKI Jakarta K.H Muhyidin Ishak, Ketua PWNU DKI Jakarta K.H Samsul Maarif, Wakil Katib Syuriyah PWNU DKI Jakarta Taufik Damas, serta Wakil Ketua PWNU Jakarta Bidang Informasi dan Komunikasi Husny Mubarok Amir. 


Husny menjelaskan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 terkhusus di wilayah DKI Jakarta, telah berjalan tanpa gangguan yang berarti dengan diikuti sejumlah 3 pasangan paslon. 

"Kaki mengapresiasi secara resmi dari PWNU DKI Jakarta atas penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta tahun 2024. Apresiasi ini kita sampaikan kepada KPU, Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, dan seluruh jajarannya hingga TPS," ujar Husny dalam jumpa pers. 

"TPS yang di Jakarta ini ada kurang lebih 14.835 TPS di Jakarta. Juga tentunya ucapan kepada aparat keamanan, baik TNI dan Polri, serta juga masyarakat atas suksesnya menjaga iklim demokrasi politik dalam penyelenggaraan Pilkada, menjaga situasi tetap penuh, aman, sejuk, damai, serta bermartabat," sambungnya. 

Dia memandang, kemenangan Pramono-Rano dari 2 paslon lainnya yaitu Ridwan Kamil-Suswono dan Dharma Pongrekun-Kun Wardhana, telah ditetapkan pula oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. 

Menariknya, PWNU DKI Jakarta mengamati dinamika politik setelah penetapan hasil rekapitulasi suara oleh KPU, dimana paslon Ridwan Kamil-Suswono batal mendaftarkan permohonan sengketa ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

"Setelah penetapan oleh KPU Provinsi DKI Jakarta dan menunggu gugatan sengketa pilkada di mahkamah konstitusi, yang pada prakteknya tidak dilakukan oleh lawan atau paslon lain, maka KPU tentunya menunggu penyampaian buku registrasi perkara konstitusi atau BRPK tentang penetapan gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih," urainya. 

Atas hal tersebut, Husny menyampaikan selamat dari PWNU DKI Jakarta kepada paslon Pramono-Rano, yang menang dengan perolehan suara 50,07 persen atau memperoleh 2.183.239 dari total 4.714.393 suara sah.

"Sambil menunggu itu semua, PWNU DKI Jakarta nanti secara resmi mengucapkan selamat kepada gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih, Mas Pramono Anung dan Bang Doel Rano Karno," tambahnya. 

Ditambahkan Ra'is Syuriyah PWNU DKI Jakarta K.H Muhyidin Ishak, apresiasi yang disampaikan PWNU DKI Jakarta kepada penyelenggara, kontestan, dan pemilih Pilkada di Jakarta tahun 2024, telah menjadi contoh baik untuk wilayah lain. 

"Saya melihat kontestasi ini sungguh luar biasa dinamis tetapi sejuk-sejuk saja, tidak ada masalah yang besar muncul. Kalau serempetan-serempetan itu biasa, seleding-seledingan itu biasa. Jadi korban, kalau (ibarat) main bola, patah kaki itu tidak ada," tuturnya.

Muhyidin juga secara khusus berterima kasih kepada seluruh kontestan Pilgub DKI Jakarta, karena telah menjaga iklim politik menjadi lebih baik ketimbang sebelum-sebelumnya. 

"Terima kasih juga kepada semua paslon 01, 02, 03 Yang telah menyampaikan gagasan-gagasannya untuk kepentingan masyarakat Jakarta," ucapnya. 

Lebih lanjut, Muhyidin berharap Pramono-Rano sebagai pemenang Pilgub DKI Jakarta tidak hanya berkomitmen menjalankan visi misinya saja, tetapi juga dapat mengambil gagasan yang baik untuk warga DKI Jakarta dari dua paslon lainnya.

"Gagasan 01, 02 barangkali kalau memang itu ada yang baik, itu kan perlu bisa dipakai. Kemenangan masyarakat Jakarta penyelenggaraan Pilkada Jakarta ini, selain sangat sejuk juga merupakan Pilkada yang bermartabat dan beradab," demikian Muhyidin menambahkan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya