Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Pasokan akan Melebihi Permintaan, Harga Minyak Diprediksi Turun 10 Persen Tahun Depan

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 11:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tingginya pasokan yang kemungkinan akan melampaui permintaan, diperkirakan akan terjadi tahun depan, dan akan menyebabkan harga minyak turun hingga 10 persen dari level saat ini.

Para analis di Bank of America (BofA) dalam catatan baru-baru ini mengungkapkan, harga Minyak Mentah WTI Berjangka rata-rata akan dijual 61 Dolar AS per barel tahun depan, sedangkan Harga Minyak Brent Berjangka 65 Dolar AS per barel.

Meningkatnya pasokan non-OPEC dan pertumbuhan global yang lambat merupakan inti dari pandangan pesimis para analis, yang menyerukan surplus pada tahun 2025.


Pasokan akan tumbuh sebesar 1,4 juta barel per hari, dipimpin oleh produsen non-OPEC+ seperti AS, Argentina, Brasil, dan Guyana, menurut perkiraan para analis. Sementara permintaan diperkirakan hanya naik sebesar 0,8 juta barel per hari di tengah pertumbuhan PDB global sebesar 3,3 persen.

"Mengingat narasi kelebihan pasokan untuk tahun 2025, sulit untuk membangun alasan optimis untuk harga minyak," kata para analis, seperti dikutip dari Investing, Jumat 13 Desember 2024.

Mereka menambahkan bahwa OPEC+ kemungkinan akan mempertahankan pemangkasan produksi sukarela kecuali permintaan mengejutkan ke arah kenaikan atau terjadi gangguan pasokan.

Namun, para analis mengatakan, produsen energi kemungkinan akan mampu mengatasi badai akibat jatuhnya harga, didukung oleh neraca yang kuat dan belanja modal yang disiplin.

Sementara menghimbau agar berhati-hati terhadap sektor energi menjelang tahun 2025, para analis percaya penurunan harga minyak yang diharapkan dapat menciptakan peluang pembelian yang menarik di akhir tahun.  

"Meskipun kami memperkirakan fundamental yang lebih lemah, kami tidak khawatir mengenai kelangsungan finansial industri ini dan tidak memperkirakan gelombang penurunan peringkat jika harga minyak berakhir lebih rendah dari perkiraan kami," kata para analis.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya