Berita

Sekjen Partai Golkar Sarmuji/RMOL

Politik

Ide Pilkada Dipilih DPRD Surprise Prabowo untuk Golkar

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 09:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pidato Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia soal perubahan sistem politik di Indonesia direspons baik oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sekaligus kejutan dalam perayaan HUT ke-60 Partai Golkar.

Demikian dikatakan Sekjen Partai Golkar Sarmuji  di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 12 Desember 2024.

Surprisenya pada pidato ketua umum yang disambut baik oleh Pak Presiden,” kata Sarmuji.
di SICC.

di SICC.

Sarmuji mengatakan, Pilkada Serentak 2024 ini memakan biaya besar dan masih menyisakan persoalan krusial.

“Kemarin Pilkada dengan segala kelebihan dan kekurangannya memang berhasil berlangsung dengan damai. Tetapi, tentu ini masih menyisakan persoalan, karena fakta lapangan yang kita temui hari ini, Pilkada ini sangat mahal,” kata Sarmuji.

Menurutnya, persoalan yang timbul saat ini tidak hanya pada aspek penyelenggaraannya saja, tapi pada pembiayaan calon kepala daerah yang sangat mahal. 

Ia lalu mempertanyakan kualitas hasil demokrasi di daerah yang barangkali belum tentu melahirkan pemimpin terbaik untuk daerahnya.

“Pertanyaannya, apakah kita bisa memproduksi pemimpin yang baik dengan sistem Pilkada sekarang? Atau sistem Pilkada ini mesti kita lihat kembali secara teliti, kita kaji,” kata Sarmuji.

Ia berharap pelaksanaan Pilkada yang akan datang tidak memakan biaya besar namun bisa menghasilkan pemimpin daerah yang lebih baik.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan Pilkada dipilih oleh DPRD setempat tanpa mengeluarkan anggaran negara yang cukup besar.

"Saya lihat negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India. Sekali milih anggota DPR ya sudah DPRD itulah yang milih gubernur, bupati. Efisien, nggak keluar duit, keluar duit, keluar duit, kayak kita kaya bener nggak?" kata Prabowo ketika memberikan sambutan di acara HUT ke-60 Partai Golkar, SICC, Bogor, Jawa Barat, Kamis malam, 12 Desember 2024.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya