Berita

Kolase Joko Widodo dan Sekjen PAN Eko Patrio/RMOL

Politik

PAN Seribu Persen Terbuka Tampung Jokowi

JUMAT, 13 DESEMBER 2024 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan sikap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak lagi mau menerima Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) membuat Partai Amanat Nasional (PAN) memberikan ruang untuk bergabung.

Sekretaris Jenderal PAN, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio mengatakan, sejak mendengar pernyataan PDIP yang mendepak Jokowi, dipastikan tidak ada penolakan jika ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka itu bergabung.

"Sudah hampir seminggu yang lalu saya mengatakan, buat keluarganya Pak Jokowi, terutama Pak Jokowi jadi kami welcome," ujar Eko saat ditemui di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis, 12 Desember 2024.


"Sangat seribu persen kita memberikan kesempatan untuk memberikan kontribusi besar, untuk kemajuan Partai Amanat Nasional," sambungnya.

Lebih lanjut, Eko menyebutkan salah satu alasan PAN membuka peluang sebesar-besarnya kepada Jokowi untuk bergabung.

"Apalagi kecintaan rakyat Indonesia terhadap Pak Jokowi itu tinggi sekali, 70 sampai 80 persen pada  waktu itu," tuturnya. 

Oleh karena itu, mantan komedian ternama Indonesia itu memastikan PAN tidak akan menyia-nyiakan peluang Jokowi jika ingin bergabung dengan partai berlogo matahari putih.

"Berarti buat saya, apa salahnya seorang negarawan yang punya kemampuan leadership dan sebagainya, harus memberikan karpet biru," demikian Eko menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya