Berita

Arief Tampubolon/Ist

Politik

TNI Baiknya di Bawah Presiden Seperti Polri

KAMIS, 12 DESEMBER 2024 | 21:26 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Keberadaan TNI sebaiknya di bawah Presiden sama seperti Polri. Dengan begitu, tekanan publik ke Polri di bawah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tidak bergulir lagi.

"Saya usul kepada Presiden Prabowo agar segera mengesahkan Undang Undang TNI di bawah Presiden. Sama seperti dengan Polri," ujar Alumni Lemhannas RI 2014 Arief Tampubolon, Kamis 12 Desember 2024.

Secara strategi, kata Arief, TNI di bawah Presiden akan memberi dampak positif bagi Indonesia saat ini. Sejajar dengan Polri, keduanya bisa bersinergi menjaga NKRI dari dalam dan luar negeri.


"Pemerintahan akan semakin kuat sampai tingkat desa/kelurahan untuk upaya pencegahan dini, menjaga keamanan dan ketertiban bagi masyarakat. Begitu juga menjaga wilayah teritorial NKRI. Satu komando dari presiden bisa membuat TNI dan Polri bersinergi menjaga republik ini, khususnya di daerah perbatasan," katanya.

Di masa Orde Baru, lanjut Arief, Polri di bawah TNI. Di masa reformasi, TNI di bawah Menteri Pertahanan (Menhan) dalam menjaga NKRI. Situasi inipun merupakan proses politik yang harus dijalani.

"Peran TNI dan Polri sangat penting bagi bangsa ini yang sangat luas wilayahnya. Di bawah presiden, TNI dan Polri akan menjadi garda terdepan menjaga keutuhan NKRI. Sangat pasti Pemerintahan Prabowo saat ini akan semakin kuat di kancah politik internasional, dan juga sangat diyakini bisa memperbaiki kondisi bangsa kita saat ini," sambungnya.

Menurut Arief yang juga Presedium Mimbar Rakyat Anti Korupsi (MARAK), TNI juga dapat diperbantukan dalam tugas pemberantasan korupsi di gedung merah putih KPK. Bersama TNI, Polri, dan Jaksa, langsung di bawah komando presiden, dipastikan 'Hatas Cita' pemberantasan korupsi yang diinginkan Presiden Prabowo akan semakin cepat terwujud di republik ini.

"Kita tahu tidak sedikit prajurit TNI yang menguasai disiplin ilmu tentang hukum dan pemberantasan korupsi. TNI sudah teruji sejak kemerdekaan 1945 hingga menjaga NKRI tahun 1968. Jika menangkap koruptor, sudah pasti sangat muda bagi prajurit TNI," tandas Arief Tampubolon.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya