Berita

Warga mengungsi akibat banjir dan longsor Sukabumi/Ist

Nusantara

Update Bencana Sukabumi: 10 Meninggal Dunia, Dua Orang Hilang

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 19:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Sukabumi dilaporkan merenggut 10 jiwa.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Senin, 9 Desember 2024, ada 10 korban jiwa dan 2 orang lainnya dinyatakan hilang.

Dari 10 korban jiwa, 5 orang berasal dari Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Mereka adalah Aden Daffa (11), Ade Wahyu (11), Elma Ayunda (27), Siti Hamidah (8), dan Sahroni (47).


Kemudian dua orang tercatat sebagai warga Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug bernama Resti (23), dan Santi (2). Lalu ada satu korban jiwa dari Desa Karangjaya bernama Emah (50), satu korban jiwa asal Desa Ciemas bernama Dadang (65), dan satu korban jiwa awal Desa Rambay atas nama Euis (44).

Sementara identitas korban hilang atas nama Eros (80) asal Desa Rambay dan Ojang (53) warga Desa Sirnasari. Keduanya dinyatakan meninggal dunia meski belum ditemukan.

Kaji cepat sementara, sebanyak 172 Desa di 39 Kecamatan terdampak, dilaporkan 6.312 KK atau sebanyak 10.160 warga terdampak dan sebanyak 939 KK atau 3.064 mengungsi.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Desa, Relawan dan semua unsur terkait masih terus melakukan pencarian warga yang hilang di Desa Sirnasari dan Desa Rambay.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya