Berita

Ilustrasi/CFP

Hiburan

Tiongkok Demam Minidrama di Aplikasi, Pasarnya Tumbuh hingga Rp105 Triliun

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 12:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seri drama pendek yang berdurasi hanya beberapa menit per episode sedang digemari di Tiongkok. Bahkan,  pasarnya diperkirakan tumbuh 35 persen pada tahun ini saja.

Dikutip dari Nikkei Asia, Senin 9 Desember 2024, pasar untuk minidrama ini, yang juga dikenal sebagai mikrodrama, diperkirakan mencapai 48,4 miliar Yuan (Rp105,2 triliun), dan iResearch memperkirakan jumlahnya akan berlipat ganda. 

“Ceritanya padat dan menarik,” kata Huang Liqin, seorang wanita berusia 39 tahun yang tergila-gila pada drama pendek di Douyin, aplikasi kembaran TikTok.


Sementara beberapa bagian drama tradisional dapat berdurasi 40 menit atau lebih, minidrama berdurasi paling lama kurang dari 20 menit, bahkan ada yang berdurasi kurang dari satu menit. 

Hal ini membuat drama mini mudah ditonton oleh orang-orang yang kesulitan menyisihkan waktu yang lama untuk duduk dan menonton pertunjukan konvensional. Romansa dan perjalanan waktu merupakan tema yang sangat populer.

“Struktur karya-karyanya berbeda, seperti memiliki beberapa momen klimaks dalam satu video pendek untuk memastikan penonton tidak berhenti menonton di tengah jalan,” kata seorang informan di industri tersebut. 

Banyak serial yang mengenakan biaya untuk episode selanjutnya, sehingga memaksa penonton yang sudah mulai menonton untuk membayar agar dapat menonton sisanya.

Meningkatnya popularitas format ini telah menyebabkan munculnya berbagai bisnis yang mendukungnya, seperti studio film.

Salah satunya adalah Shanghai International Short Video Center. Fasilitas yang bertempat di bekas pabrik kartu remi ini kini menawarkan set yang dimodelkan berdasarkan berbagai latar, seperti kantor dan apartemen.

"Meja operasi dan peralatan bedah semuanya asli," kata seorang perwakilan tentang set ruang operasi rumah sakit, yang memuji perhatian pusat tersebut terhadap detail. Set kantor polisi dilengkapi dengan alat peraga termasuk dokumen fiktif di atas meja.

Fasilitas ini juga menyewakan kostum, menyediakan layanan satu atap bagi kreator minidrama. Fasilitas ini dilaporkan menarik minat yang kuat dari berbagai bisnis, memanfaatkan lokasinya di pusat ekonomi utama.

Semakin banyak perusahaan yang menggunakan drama pendek dalam pemasaran mereka, seperti Starbucks dan McDonald's, yang meluncurkan serial mereka sendiri pada tahun 2024. 

Starbucks melihat jumlah pengikut Douyin-nya melonjak hampir 20 persen dari bulan Agustus hingga bulan peluncuran minidrama pada bulan September, menurut firma riset QuestMobile.

Seiring pertumbuhan pasar, minidrama mulai mendapat pengawasan lebih ketat seperti yang dihadapi oleh drama dan film konvensional. Pertunjukan harus ditinjau oleh platform tempat pertunjukan itu ditayangkan atau oleh otoritas lokal atau pusat, tergantung pada skala produksi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya