Berita

Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango/Ist

Hukum

KPK Tindak 597 Perkara dan Pulihkan Aset Rp2,49 Triliun

Selama 5 Tahun Terakhir
SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 11:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selama 5 tahun terakhir, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menindak sebanyak 597 perkara serta berhasil melakukan asset recovery atau pemulihan keuangan negara mencapai Rp2,49 triliun.

Hal itu disampaikan Ketua Sementara KPK, Nawawi Pomolango dalam Pembukaan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 di Gedung Juang pada Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin 9 Desember 2024.

"Sejak pembentukannya, KPK telah menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Nawawi.


Nawawi mengatakan, KPK tidak hanya bertugas menindak pelaku korupsi, tetapi juga melakukan berbagai upaya pencegahan melalui rekomendasi perbaikan sistem layanan publik dan pendidikan antikorupsi yang bertujuan untuk membangun budaya antikorupsi di masyarakat. 

Pada upaya penindakan tindak pidana korupsi kata Nawawi, sejak 2020-2024 atau selama kurang lebih 5 tahun terakhir ini, KPK telah menangani 597 perkara. 

Beberapa perkara tersebut terjadi di sektor penting, seperti hukum, pembangunan infrastruktur, perizinan sumber daya alam, pendidikan, hingga kesehatan.

"Penindakan tindak pidana korupsi tidak hanya untuk memberikan efek jera bagi para pelakunya, namun juga untuk pemulihan kerugian keuangan negara secara optimal," kata Nawawi.

Dari sejumlah penanganan perkara sejak 2020-2024, KPK berhasil melakukan asset recovery yang menjadi salah satu sumbangsih nyata hasil pemberantasan korupsi terhadap pemasukan kas negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), yaitu sebesar Rp2.490.470.167.594 (Rp2,49 triliun).

"Khusus untuk 2024, total asset recovery adalah sebesar Rp677.593.085.560," pungkas Nawawi.

Dalam acara pembukaan Hakordia 2024, Presiden Prabowo Subianto tidak hadir, dan diwakili Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Budi Gunawan (BG). 

Para pejabat kementerian/lembaga hingga kepala daerah turut hadir di acara Hakordia yang akan berlangsung selama 2 hari sejak hari ini hingga Selasa, 10 Desember 2024.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya