Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Pasar Asia Pasifik Dibuka Beragam, Investor Pantau Perkembangan Ekonomi Jepang

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar Asia-Pasifik dibuka bervariasi saat investor menunggu data inflasi China untuk bulan November.

Beberapa saham melemah, yang dipicu karena para pedagang menilai data pertumbuhan ekonomi Jepang yang telah direvisi. 

Dikutip dari CNBC, Nikkei 225 Jepang dibuka 0,5 persen lebih tinggi, sementara Topix naik 0,4 persen. 


Kospi Korea Selatan turun 1,6 persen, sementara Kosdaq turun 2,9 persen di tengah kekacauan politik yang sedang berlangsung di negara tersebut.

PDB kuartal ketiga Jepang direvisi menjadi 0,3 persen secara kuartal-ke-kuartal, naik dari 0,2 persen dan di atas estimasi dari jajak pendapat Reuters yang memperkirakan tidak ada perubahan.

Selama akhir pekan, Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol selamat dari pemungutan suara pemakzulan di parlemen, tetapi pemimpin partainya mengatakan presiden pada akhirnya akan mengundurkan diri.

Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka berada pada 19.821 lebih rendah dari penutupan terakhir HSI di 19.865,85.

S&P/ASX 200 Australia dibuka diperdagangkan turun 0,35 persen.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya