Berita

Acara AWC Graduation Day tahun 2024 yang berlangsung di Adams Auditorium, Australian Defence Force Academy (ADFA), Canberra, Australia, Jumat, 6 Desember 2024/Ist

Pertahanan

Sepuluh Perwira TNI Jebolan AWC Siap Hadapi Tantangan Geopolitik

SENIN, 09 DESEMBER 2024 | 00:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebanyak sepuluh Perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil menyelesaikan pendidikan bergengsi di Australian War College (AWC) yang diikuti oleh 343 peserta dari berbagai negara.

Kelulusan tersebut ditandai dengan acara AWC Graduation Day tahun 2024 yang berlangsung di Adams Auditorium, Australian Defence Force Academy (ADFA), Canberra, Australia, Jumat, 6 Desember 2024.

Para perwira TNI yang mengikuti program di AWC terdiri dari 4 Perwira berpangkat Kolonel pada Defence Strategic Studies Course (DSSC), setara Lemhannas, yaitu Kolonel Arm Rama Budhiyanto, Kolonel Pnb Reza R.R. Sastranegara, Kolonel Laut (P) Syariful Alam, dan Kolonel Laut (T) Yusa Adi Hartanto.


Selain itu, 6 Perwira berpangkat Mayor mengikuti Australian Command and Staff College (ACSC) dan ACSC-Capability Management, setara Sesko Angkatan, yaitu Mayor Laut (P) Fahmi Chandra Laksana, Mayor Laut (P) Salus Yustian Harin P, Mayor Pnb Kurniadi Sukmo Djatmiko, Mayor Inf Edwin Adriabudi Nugraha, Mayor Tek Yubie Kinara Wangsa, dan Mayor Laut (T) Bhisma Widyanto Prabowo.

Sertifikat kelulusan diberikan langsung oleh Chief of Defence Force Australia Admiral David Johnston dan disaksikan Atase Pertahanan RI di Canberra, Laksma TNI Yusliandi Ginting serta atase pertahanan dari negara lainnya.

Partisipasi perwira TNI ini mencerminkan kemitraan strategis Indonesia-Australia sekaligus menegaskan kualitas dan profesionalisme perwira TNI di tingkat internasional.

Program ini dirancang untuk melatih pemimpin di tataran strategis dan operasional, dengan fokus pada tantangan geopolitik Indo-Pasifik. Selain pendidikan strategis, program ini juga menjadi wadah untuk membangun jejaring internasional dan memahami berbagai perspektif regional maupun global.

Hal ini sangat penting dalam mendukung stabilitas kawasan serta menjaga kepentingan nasional Indonesia di tengah dinamika geopolitik yang kompleks.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya