Berita

Kunjungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke kediaman Presiden RI, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Pertemuan Jokowi dan Prabowo Tak Selalu Terkait Kepentingan Bangsa

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 13:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dengan Presiden Prabowo Subianto yang sangat intens diduga tidak melulu membicarakan kepentingan bangsa dan negara.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti Ray Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 8 Desember 2024.

“Yang unik dari pertemuan keduanya selalu memunculkan sesuatu yang nampaknya tak selalu berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara,” kata Ray.


Ray mengurai pertemuan sebelumnya melahirkan video dukungan Prabowo kepada pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin yang berlaga di Pilkada Jawa Tengah. 

“Pertemuan terbaru melahirkan semangat Gerindra/KIM menggugat hasil Pilkada Jakarta. Dua hal yang tidak berhubungan langsung dengan hajat publik Indonesia,” tutup Ray.

Diketahui, Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengunjungi  kediaman Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 6 Desember 2024.

Sebelumnya pertemuan empat mata Jokowi dengan Prabowo Subianto berlangsung di Restoran Plataran Senayan, Jakarta, pada Selasa malam, 8 Oktober 2024.

Lalu Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Jalan Kutai Utara, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu malam, 3 November 2024.

Prabowo sebelumnya juga bertamu ke kediaman Jokowi pada 13 Oktober lalu. Saat itu pertemuan dihadiri putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka dan politikus Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.



Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya