Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Jakarta Selatan/Ist

Politik

Said Didu Sarankan Jokowi Kembali Tinggal di Istana Bogor

MINGGU, 08 DESEMBER 2024 | 08:07 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Staf Khusus Menteri ESDM 2014-2016, Muhammad Said Didu melontarkan kritik terkait seringnya Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Presiden Prabowo Subianto.

Agar tidak bolak balik Solo-Jakarta, Said Didu menyarankan ayah dari Wapres Gibran Rakabuming Raka itu kembali tinggal di Istana Bogor, seperti saat 10 tahun berkuasa.

"Karena Pak Jokowi sepertinya ingin terus bertemu dg Bpk Presiden Prabowo, bagaimana kalau Pak Jokowi kembali tinggal di Istana Bogor agar dekat ke Hambalang, Kertanegara, dan Istana Negara," tulis Said Didu melalu akun X pribadinya yang dikutip Minggu, 8 Desember 2024.


"Setuju ?" sambungnya.

Cuitan Said Didu pun ramai dikomentari warganet.

"Kan bisa nginep di rumah dinas Wapres
Kalo perlu ikutan rapat kabinet, itung2 nemenin gibran..," komentar @mbahb****

"Maklum @jokowi lagi harap2 cemas menanti apa loncat kutunya ke beringin dipastikan aman apa ga...," kata @Zenmax*****

Terakhir, Jokowi bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara IV, Jakarta Selatan, pada Jumat malam, 6 Desember 2024.

Prabowo mengatakan pertemuan itu dilakukan sembari makan malam dengan ragam menu untuk disantap termasuk ayam goreng.

"Kita makan malam, menunya ayam goreng dan macam-macam," kata Prabowo usai pertemuan.

Sementara Jokowi menyebut kunjungan ini adalah balasan kunjungan Prabowo beberapa waktu lalu di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Ia juga mengaku kangen.

"Beliau Bapak Presiden, dulu waktu ke Merauke kan kemudian mampir ke Solo. Ini saya pas ke Jakarta kayak kunjungan balasan. Karena kangen," kata Jokowi.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengatakan Gerindra terbuka jika Jokowi ingin menjadi kader partai pimpinannya.



Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya