Berita

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mendukung Harbolnas 2024/Ist

Bisnis

Kemendag Proyeksikan Transaksi Harbolnas 2024 Tembus Rp487 Triliun

SABTU, 07 DESEMBER 2024 | 16:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kementerian Perdagangan (Kemendag RI) mendukung event Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 yang telah diluncurkan pada Jumat, 6 Desember 2024.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso memprediksi, nilai transaksi niaga elektronik di Harbolnas 2024 mencapai Rp487 triliun. Angka ini naik dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp453 triliun.

Mendag Budi mengatakan, transaksi produk lokal pada Harbolnas 2024 merefleksikan daya saing UMKM di platform niaga elektronik. Nilainya pun diprediksi bisa meningkat hingga 13 sampai 16 persen dari total transaksi Harbolnas sebelumnya.


“Kami mengharapkan multiplier effect dari penyelenggaraan Harbolnas 2024, yaitu tidak hanya meningkatkan penjualan produk dalam negeri, tetapi juga meningkatkan sektor transportasi dan logistik, khususnya pengiriman barang, dan sektor-sektor lainnya,” kata Mendag dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 7 Desember 2024.

Diungkap Mendag, kontribusi transaksi produk lokal saat Harbolnas 2023 tercatat Rp12,3 triliun atau 48,1 persen dari total nilai transaksi Harbolnas 2023. Berjalannya waktu, nilai transaksi Harbolnas terus menunjukkan peningkatan.
 
“Nilai transaksi niaga elektronik berdasarkan data Bank Indonesia pada 2023 sebesar Rp453 triliun. Pada 2024, nilai ini diproyeksikan meningkat menjadi Rp487 triliun,” tutur Mendag.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya