Berita

Presiden RI, Prabowo Subianto/Ist

Politik

Gus Miftah Mundur

Prabowo: Di Indonesia Jarang Orang Merasa Salah dan Mengundurkan Diri

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 22:56 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan mendapat reaksi dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurut sang presiden, pengunduran diri Gus Miftah merupakan hal yang perlu dihargai sebagai sebuah sikap kesatria.

“Saya sendiri belum lihat langsung, tapi sudah dapat laporan beliau mengundurkan diri. Komentar saya, itu adalah tindakan bertanggungjawab, tindakan kesatria, beliau sadar, beliau salah ucap beliau bertanggung jawab dan mengundurkan diri,” katanya, Jumat, 5 Desember 2024.


Terlepas dari kesalahan dalam berucap, namun kata Prabowo, sikap kesatria merupakan hal yang harus dihargai. Hal itu menunjukkan adanya rasa tanggungjawab atas kesalahan yang dilakukan. Hal yang menurut Prabowo jarang ditemukan di Indonesia saat ini.

“Terlepaslah ya salah ucap, beliau sadar salah ucap bertanggungjawab mengundurkan diri. Di indonesia jarang orang merasa salah dan bertanggungjawab mengundurkan diri,” ungkapnya.

Prabowo menilai, ucapan Gus Miftah tidak dilakukan karena berniat jahat. Namun, hal itu kemungkinan karena yang bersangkutan kerap berceramah dengan masyarakat kalangan bawah.

“Ya mungkin karena beliau memang bergaul dan sering berceramah di kalangan bawah, mungkin bahasa beliau niatnya bukan niat jahat, menghina, tapi terlepaslah ya salah ucap, beliau sadar salah ucap bertanggungjawab mengundurkan diri,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya