Berita

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding/RMOL

Politik

ABK WNI Korban Kapal Tenggelam di Korsel Belum Ditemukan

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 13:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Nasib dua ABK WNI yang hilang dalam insiden kapal tenggelam di lepas pantai Pulau Jeju, Korea Selatan, masih belum diketahui. 

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, memastikan pihaknya terus berkomunikasi dengan aparat keamanan dan tim SAR Korsel serta KBRI terkait dua ABK WNI tersebut.

“Sampai hari ini belum ada kabar, apakah beliau selamat atau tidak,” ujarnya di Auditorium Kementerian P2MI, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Desember 2024. 


Kapal nahas yang tenggelam pada 8 November 2024 lalu memuat 27 ABK yang terdiri dari 16 warga Korsel dan 11 WNI. Kejadian itu berlangsung saat kapal sedang memindahkan muatan.

Dua WNI itu teridentifikasi sebagai Jiha Ulhaq Ali Sabdo (35) dan Mohammad Yanri (38). Sementara ABK WNI lainnya berhasil diselamatkan dan sempat mendapat perawatan di Korsel.

Kejadian di lepas pantai Jeju juga sempat menjadi perhatian khusus dari Presiden Korsel, Yoon Suk-yeol.

"Kita doakan mudah-mudahan masih selamat. Sebagai bagian dari pelindung pekerja imigran, siapapun akan kita lindungi," tandas Abdul Kadir Karding.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya