Berita

Kendaraan mewah hasil rampasan koruptor mulai dipajang di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Desember 2024/RMOL

Hukum

Gedung Merah Putih KPK Disulap jadi Tempat Pameran Kendaraan Rampasan Koruptor

JUMAT, 06 DESEMBER 2024 | 11:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menjelang puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024, kendaraan mewah hasil rampasan koruptor mulai dipajang di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat, 6 Desember 2024.

Pantauan RMOL, sebanyak 7 kendaraan dibawa dari Rumah Penyimpanan Benda Sitaan (Rupbasan) KPK di Cawang, Jakarta Timur ke Gedung Merah Putih KPK.

Kendaraan itu sengaja dipamerkan menjelang lelang yang akan diselenggarakan di hari kedua Puncak Hakordia 2024 pada Selasa, 10 Desember 2024.


Adapun 7 kendaraan itu terdiri dari 3 unit mobil dan 4 unit motor gede (moge) dari berbagai merek mewah.

Sebanyak 4 unit moge dipajang di dalam lobby Gedung Merah Putih KPK. Sedangkan 2 unit mobil di pelataran lobby, dan 1 unit mobil di area halaman Gedung Merah Putih KPK.

Kendaraan yang dipajang ini terdiri dari 1 unit motor Harley Davidson warna coklat nomor polisi (Nopol) B 3389 SAJ dengan harga wajar Rp570,072 juta dan uang jaminan Rp250 juta hasil rampasan perkara mantan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif.

Selanjutnya, 1 unit motor Triumph Speedmaster Bonneville 1200 HT tahun 2009 nopol AB 3637 NI dengan harga wajar Rp390,504 juta dan uang jaminan Rp186 juta hasil rampasan perkara mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan, Rafael Alun Trisambodo.

Kemudian, 1 unit sepeda motor Harley Davidson warna oranye tahun 2009 Nopol D 2233 RK dengan harga wajar Rp337,041 juta dan uang jaminan Rp150 juta dari hasil rampasan perkara mantan Kepala Bea Cukai Yogyakarta, Eko Darmanto.

Lalu, 1 unit sepeda motor Harley Davidson warna hitam tahun 2013 Nopol B 6007 JHH dengan harga wajar Rp465,768 juta dan uang jaminan Rp200 juta dari hasil rampasan perkara Eko Darmanto.

Selanjutnya, 1 unit mobil Toyota Lexus warna putih tahun 2016 Nopol B 232 BUP dengan harga wajar Rp1.008.240.000 dan uang jaminan Rp400 juta dari hasil rampasan perkara Abdul Latif.

Kemudian, 1 unit mobil Mercedez Benz warna hitam metalik tahun 2019 Nopo B 267 MEP dengan harga wajar Rp532,034 juta dan uang jaminan Rp200 juta dari hasil rampasan perkara Ivo Wongkaren.

Lalu, 1 unit mobil Jeep Wrangler Rubicon warna putih tahun 2014 Nopol B 9150 VBA dengan harga wajar Rp1.041.561.000 dan uang jaminan Rp400 juta dari hasil rampasan perkara Abdul Latif.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya