Berita

Ketua KPK Periode 2024-2029 Setyo Budiyanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis 5 Desember 2024/RMOL

Hukum

Pimpinan Baru KPK Pastikan OTT Tetap Ada

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 17:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penindakan berupa operasi tangkap tangan (OTT) dipastikan bakal tetap ada pada masa kepemimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Periode 2024-2029. 

Hal itu ditegaskan Ketua KPK Periode 2024-2029 Setyo Budiyanto kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis 5 Desember 2024. 

“Ya, sebagaimana apa yang saya sampaikan pada saat fit proper OTT tetep lanjut,” tegas Setyo. 


Namun begitu, Setyo menyebut bahwa istilah atau nomenklatur OTT sepertinya bakal diubah. Saat ini wacana tersebut masih menjadi diskursus di lembaga antirasuah. 

“Sebenarnya kan ini hanya diskusinya terkait masalah penamaan ya, gitu. Apa, nomenklatur, kemudian tidak penamaan, apa yang saya sampaikan tadi. Menurut saya nggak ada masalah lagi,” jelasnya. 

Sebelumnya, calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK), Johanis Tanak berencana menghapus OTT jika terpilih menjadi Ketua KPK. 

Alasannya, OTT tidak tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

"Seandainya bisa jadi ketua, saya akan tutup, close (OTT). Karena itu tidak sesuai pengertian yang dimaksud dalam KUHAP," tutur Tanak saat fit and proper test di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 November 2024.

Sontak, pernyataan tersebut langsung disambut riuh tepuk tangan anggota Komisi III DPR di ruangan.

Sekadar informasi, Johanis Tanak terpilih sebagai pimpinan KPK bersama Setyo Budiyanto dan tiga orang lainnya yakni Fitroh Rohcahyanto, Agus Joko Pramono, dan Ibnu Basuki Widodo.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya