Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Presiden Korsel akan Dimakzulkan, Harga Minyak Anjlok 2 Persen

KAMIS, 05 DESEMBER 2024 | 08:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sikap menunggu para investor menjelang keputusan OPEC+ mengenai pemangkasan produksi dan berbagai peristiwa global telah menyebabkan harga minyak berjangka turun hampir 2 persen pada Rabu 4 Desember 2024.

Dikutip dari Reuters, Kamis 5 Desember 2024, harga minyak mentah Brent turun 1,31 Dolar AS atau 1,78 persen, menjadi 72,31 Dolar AS per barel. Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS turun 1,40 Dolar AS atau 2 persen menjadi 68,54 Dolar AS.

Pada perdagangan hari sebelumnya, Brent membukukan kenaikan terbesar dalam dua minggu, naik sebesar 2,5 persen.


Para analis memaklumi situasi pasar yang saat ini berada dalam kondisi tegang akibat para investor yang berfokus pada pertemuan OPEC+ yang dijadwalkan digelar hari ini, Kamis 5 Desember 2024.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya di OPEC+ kemungkinan akan memperpanjang pemangkasan produksi hingga akhir kuartal pertama tahun depan.

"Meskipun penundaan penghentian pemangkasan produksi diperkirakan akan terjadi, retorika dari pertemuan tersebut akan memiliki pengaruh yang paling besar," kata Matt Smith, kepala analis minyak Amerika di Kpler.

Priyanka Sachdeva, analis pasar senior di Phillip Nova mengatakan ada banyak faktor yang mempengaruhi pasar dalam sepekan.

"Gencatan senjata yang goyah antara Israel dan Hizbullah, pencabutan darurat militer oleh Korea Selatan, dan serangan pemberontak di Suriah yang mengancam akan menarik pasukan dari beberapa negara penghasil minyak, semuanya memberikan dukungan terhadap harga minyak,' katanya. 

Di Korea Selatan, anggota parlemen telah mengajukan rancangan undang-undang untuk memakzulkan Presiden Yoon Suk Yeol setelah ia mengumumkan darurat militer pada hari Selasa, yang kemudian dibatalkan dalam beberapa jam, yang memicu krisis politik di ekonomi terbesar keempat di Asia tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Kalah di PN Jakpus, Penggugat PPP Subadri-Toni Dihukum Bayar Biaya Perkara

Senin, 03 Agustus 2026 | 22:10

Prabowo Terima Medali Kehormatan dari Angkatan Bersenjata Tailan

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:34

Buru Aset TPPU Febrie Adriansyah, Tim 9 Geledah Kantor Don Ritto hingga Rumah Nurman Herin

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:30

Prabowo dan PM Tailan Bidik Nilai Perdagangan Rp359 Triliun dalam Lima Tahun

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20

Ini Enam Perkara yang Dihentikan KPK

Senin, 03 Agustus 2026 | 21:10

Petingginya Diperiksa Kejati DKI, Peran AFPI Disorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:52

Indonesia-Tailan Sepakat Kembangkan TRM untuk Perangi Kejahatan Transnasional

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:49

Bawaslu Fokus Tingkatkan SDM Hadapi Tantangan Digital

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Kenang Masa Muda Bersama Raja Tailan Saat Sambut PM Anutin

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:30

Prabowo Dukung PPHN Jadi Pedoman Lintas Pemerintahan

Senin, 03 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya