Berita

Pertemuan Hasto Kristiyanto dan Felicia Tissue/Repro

Politik

Mantan Kekasih Kaesang Bertemu Hasto, Bahas Korupsi

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 22:45 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Mantan kekasih Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, Felicia Tissue bertemu dengan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Mereka membahas soal gratifikasi.

Ihwal pertemuan mereka itu menjadi viral dan menarik perhatian banyak pihak, termasuk pakar hukum tata negara, Refly Harun ikut membahasnya dalam channel youtube miliknya, Rabu, 4 Desember 2024. 
Dalam pembahasan tersebut, Refly membacakan berbagai komentar netizen yang mengkaitkan pembahasan Felicia dengan Hasto dengan beberapa nama yang menurut mereka harus diproses termasuk Bobby Nasution yang isunya viral dalam kaitannya dengan kasus Blok Medan.
Secara keseluruhan, Refly mengatakan berbagai persoalan yang menyangkut korupsi akan semakin memprihatinkan karena kekuasaan banyak yang diserahkan kepada anak muda yang tidak paham bahaya korupsi.


“Mereka menilai very easy to get money dan mereka tidak paham uang itu harus dilaporkan karena gratifikasi dan pihak pemberi itu karena berkaitan dengan bapaknya. Kalau Kaesang itu anak Joko yang lain dan bukan presiden, orang tidak akan peduli,” katanya pernyataannya dilihat redaksi, Rabu, 4 Desember 2024.

Terkait kekuasaan yang dijadikan akar korupsi ini, Refly mengungkit pernyataan alm Rizal Ramli yang menyebut bisnis paling mudah adalah kekuasaan. Karena itulah kata Refly, ia sangat prihatin dimana beberapa sosok yang pernah terlibat dalam kasus Base Transceiver Station (BTS).

“Kemarin saya spill 2 nama dalam kabinet yang diperkirakan terlibat dalam kasus BTS, saya lupa ternyata ada 3 nama. Satu orang yang dekat dengan pemerintahan jokowi dan sudah jadi menteri sebelumnya. Orang kedua sangat dekat dengan Prabowo dan diendors Prabowo, dan ketiga adalah orang yang merupakan representasi dari partai politik pendukung,” ungkapnya.

Soal apakah para pelaku dapat diproses hukum, Refly Harun mengatakan bahwa penegakan hukum tetap harus diperjuangkan.

"Jangan putus asa dari kebaikan. Negara ini hukum harus ditegakkan dan jadi panglima," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya