Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) bersama Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya/Ist

Bisnis

Menko AHY: Indonesia Punya Banyak Potensi Ekonomi Kreatif

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), melakukan pertemuan dengan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya beserta jajaran di Kantor Kemenko Infra, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Pertemuan tersebut membahas potensi ekonomi dan industri kreatif di Indonesia.

"Nah Indonesia punya banyak sekali potensi. Ada 17 subsektor ekonomi kreatif," kata Menko AHY dalam keterangan yang diterima, Rabu, 4 Desember 2024.


Menko AHY menjelaskan bahwa Indonesia memiliki kekayaan serta peluang ekonomi kreatif (Ekraf) yang dapat dikembangkan menjadi produk-produk unggulan. Ia berharap, dengan berkembangnya Ekraf beserta industrinya, dapat memberikan dampak positif terhadap daya saing hingga perekonomian Indonesia.

"Bisa dikatakan hampir semua yang kita nikmati sebagai seorang citizen. Terakhir, dua malam yang lalu saya menghadiri acaranya Garuda. Garuda Indonesia Travel Fair atau Festival 2024," ungkapnya memberi contoh.

Menurut Menko AHY, pengembangan industri kreatif di Indonesia membutuhkan terobosan-terobosan baru untuk menciptakan talenta atau sumber daya manusia yang mumpuni sebagai penggeraknya. Oleh karena itu, diperlukan sarana dan wadah ruang kreatif agar lahir para creativepreneur yang memiliki kreativitas tinggi dan inovatif.

"Jadi semua yang kita nikmati, termasuk juga tentu bicara UMKM, pengrajin di sana-sini, apa yang kita gunakan saat ini, semuanya produk dari ekonomi kreatif. So we can imagine, kalau kita serius benar, belum lagi bicara yang serba digital sekarang," bebernya.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menegaskan komitmen kuat Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk mendukung penuh pengembangan industri ekonomi kreatif di Indonesia. 

Ia menekankan bahwa sejak awal, dukungan terhadap Menteri Ekraf dan jajarannya telah menjadi prioritas, karena keberhasilan ekonomi kreatif diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi secara signifikan.

Dalam pertemuan ini hadir Sesmenko, Ayodhia G. L. Kalake, Deputi Konektivitas, Odo R.M. Manuhutu, Staf Khusus Menteri, Herzaky Mahendra Putra, Agust Jovan Latuconsina, Sigit Raditya, Si Made Rai Astawa, serta Staf Ahli dan undangan lainnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya