Berita

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar/Ist

Politik

Merendahkan Tukang Es Teh, Menag Nasihati Gus Miftah

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar memberikan nasihat kepada penceramah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

Nasihat diberikan buntut pernyataan Gus Miftah yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu yang dinilai mengolok-olok pedagang es saat mengisi acara Magelang Bersholawat di Magelang, Jawa Tengah, pada 27 November 2024

"Ini pembelajaran bagi Gus Miftah, ketika jadi figur pejabat publik seperti ini harus ada kontroling," katanya usai meresmikan Gedung Pusat Literasi Keagamaan Islam (PLKI) Unit Percetakan Al Qur'an (UPQ) di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu 4 Desember 2024.


Di sisi lain, Nasaruddin Umar meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak melampiaskan kemarahannya berlebihan.

"Saya mohon semua pihak menahan diri dan perlu klarifikasi Gus Miftah. Kalau itu ada unsur kesengajaan maka perlu minta maaf," tegas Menag.

Menurut Nasarudin, Gus Miftah memang memiliki ciri khas tersendiri dalam berdakwah. Selain menjadi penceramah, pengasuh pondok pesantren dan utusan presiden, Gus Miftah memang doyan bercanda.

"Jadi jangan sampai Gus Miftah kita potret dengan gaya formal tapi dia dalam keadaan gaya informal," kata Menag.

Penceramah sekaligus utusan presiden, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah menuai kritik tajam setelah video ucapannya yang dianggap merendahkan seorang penjual es teh viral. 

"Es tehmu ijek okeh ora (es tehmu masih banyak)? Masih? Yo kono didol (ya sana dijual), goblok. Dol en ndisik, ngko lak rung payu yo wes, takdir (Jual dulu, kalau masih belum laku, ya sudah, takdir)," kata Gus Miftah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya