Berita

Komisi IV DPR RI saat rapat kerja bersama Kementan bahas subsidi pupuk, Rabu, 4 Desember 2024/RMOL

Politik

Distribusi Pupuk Subsidi Diubah, Mentan: InsyaAllah Aman

RABU, 04 DESEMBER 2024 | 14:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Komisi IV DPR RI mencecar Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. soal pupuk subsidi yang masih sulit didapat para petani.

Menjawab hal tersebut, Mentan Amran mengurai soal rencana pemerintah dalam distribusi pupuk subsidi pada 2025 sebesar 9,5 juta ton. 

"InsyaAllah pupuk aman," kata Amran Sulaiman dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI, Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu, 4 November 2024.


Untuk memastikan distribusi pupuk subsidi benar-benar sampai ke petani, Kementan mengubah regulasi yang tadinya rumit dan harus melewati beberapa kementerian, akan di-bypass oleh Kementan langsung ke pengecer dan petani.

"Kami mengubah regulasi yang ada, dulu 145 peraturan, ada 12 kementerian terlibat mengurus pupuk, tambah bupati, gubernur. Kami tandatangan Januari, bulan 11 (November, red) pupuk belum sampai. Ini masalah petani kit. Kami rakortas, kami putus Perpres turun cepat seperti janji saat kampanye, bahwa Kementan pemerintah kemudian ke pupuk Indonesia, Gapoktan, pengecer distributor. Kalau kami sudah tandatangani, sudah berjalan di daerah, karena stok di tingkat petani," paparnya.

Ia meyakinkan Komisi IV bahwa tidak akan ada lagi permasalahan penyaluran pupuk subsidi ke petani lantaran regulasinya sudah dipangkas.

"Jadi ini tidak ada masalah lagi Bu (Titiek Soeharto), yang dulunya kalau bupati tidak tanda tangan tidak bisa terima pupuk, Ini masalah besar, alhamdulillah Pak Presiden sudah setuju kita direct (dari) Kementan," tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya