Berita

Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar saat memimpin rapat tingkat menteri di kantor Kemenko PMK di Jakarta, Selasa, 3 Desember 2024/Ist

Bisnis

Program Makan Bergizi Gratis Harus Berdampak ke Ekonomi Masyarakat

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 19:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memimpin Rapat Tingkat Menteri yang membahas upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dan percepatan graduasi kemiskinan.

Sosok yang akrab disapa Cak Imin itu mengungkap salah satu langkah strategis yang disepakati adalah skema suksesi program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis pemberdayaan.

"MBG ini harus betul-betul punya dampak ekonomi bagi masyarakat desa, bagi UMKM, bagi koperasi, bagi pelaku ekonomi di sekitar sekolah," ujarnya sesuai menggelar Rapat di kantor Kemenko PMK di Jakarta, Selasa, 3 Desember 2024.


Selain itu, rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Impor juga menjadi topik utama dalam rapat. Satgas ini bertujuan memastikan aktivitas impor tidak merugikan pelaku usaha lokal.

Penindakan tegas terhadap pelanggaran impor ilegal atau manipulasi kuota impor juga menjadi prioritas, juga mengoptimalkan sistem pengawasan di lapangan.

"Penyempurnaan regulasi, reformasi sistem KUR, evaluasi skema permodalan usaha, dan pemasaran produk usaha ekonomi masyarakat turut jadi poin penting pertemuan," jelas mantan Wakil Ketua DPR itu.

Rapat Tingkat Menteri ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui langkah-langkah konkret dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya