Berita

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani (tangkapan layar/RMOL)

Bisnis

Bukan China, Rosan Ungkap Investor Terbesar RI Berasal dari Negara Ini

SELASA, 03 DESEMBER 2024 | 18:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lima negara dengan realisasi investasi paling besar di Indonesia pada kuartal III 2024 ini.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani mencatat lima negara itu terdiri dari Singapura dengan nilai investasi 14,35 miliar Dolar AS, HongKong 6,06 miliar Dolar AS, China 5,78 miliar Dolar AS, dan Amerika Serikat dengan nilai investasi sebesar 2,82 miliar Dolar AS.

"Dalam lima besar negara ini masih didominasi oleh Singapura memang selama 10 tahun terakhir selalu menjadi investor terbesar di Indonesia," ujar Rosan dalam Rapat Kerja dan Evaluasi Pelaksanaan Program hingga Triwulan ke-3 Tahun 2024 dengan Komisi XII DPR pada Selasa 3 Desember 2024.


Secara keseluruhan Rosan mengungkapkan realisasi investasi tercatat sebesar Rp1.261,43 triliun hingga September 2024. Angka tersebut mencapai 76,45 persen dari total investasi yang ditargetkan tahun ini sebesar Rp1.650 triliun.

Adapun realisasi investasi itu terdiri dari penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp654,4 triliun atau naik mencapai 16,1 persen secara tahunan (yoy). Serta penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp607,03 triliun yang naik hingga 29,4 persen yoy.

Rosan juga melaporkan bahwa realisasi investasi ini telah membantu menyerap 1.875.214 tenaga kerja.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya