Berita

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Suasana Politik Panas Dingin, Pertemuan Prabowo-Megawati Dinantikan

MINGGU, 01 DESEMBER 2024 | 12:36 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri diyakini menjadi momentum yang bisa memperkokoh persatuan dan kesatuan usai Pilkada 2024.

Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto menilai pertemuan itu sangat penting namun tidak bisa dilakukan terburu-buru.

"Pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri menantikan momen yang tepat. Tentunya tidak bisa terburu-buru meskipun suasana politik panas dingin," kata Hari kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Minggu, 1 Desember 2024.


Lanjut dia, tidak semua pihak setuju dengan pertemuan Prabowo dengan Megawati karena beberapa faktor. 

"Apalagi, (mereka ada) yang tidak menyukai Megawati dan berlindung di belakang Prabowo. Begitupun yang tidak menyukai Prabowo yang berlindung di belakang Megawati," pungkas Hari.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan istana telah merencanakan pertemuan itu sejak lama. Namun hingga kini pertemuan tersebut urung terlaksana. 

“Jelas ada (pertemuan Pak Prabowo dan Bu Mega), sedang direncanakan, enggak tahu kapannya,” kata Prasetyo ditemui usai sidang kabinet di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 6 November 2024.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya