Berita

Seminar Internasional yang diselenggarakan kerjasama Laboratorium Ilmu Politik, Program Magister Ilmu Politik dan Program Studi Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah/Ist

Dunia

Israel dan AS Jauhkan Umat Islam dari Yerusalem

SABTU, 30 NOVEMBER 2024 | 03:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Islam terkait erat dengan Yerusalem. Sementara  musuh-musuh Islam berusaha untuk menjauhkan umat Islam dari Yerusalem.

Demikian pandangan Direktur Asia Middle East Center for Research & Dialogue (AMEC) Muslim Imran dalam Seminar Internasional yang diselenggarakan kerjasama Laboratorium Ilmu Politik, Program Magister Ilmu Politik dan Program Studi Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah dengan Asia Middle East Center for Research and Dialog (AMEC) serta Academy for Islamic Jerusalem Studies (ISRA), The United Kingdom, Jumat 29 November 2024.

"Kekuasaan Amerika Serikat terus melanjutkan upaya pendudukan Yerusalem dengan memberikan bantuan ke Israel sampai mencapai 3 miliar Dolar AS per tahun dan bahkan membiarkan ekspansi permukiman liar Israel di wilayah pendudukan Palestina," kata Muslim yang berbicara dari Kuala Lumpur.


Dalam kesempatan yang sama, Dosen Prodi Ilmu Politik Miftahul Ulum menyatakan perlunya memetakan bagaimana umat Islam memiliki rencana mengenai masa depan Al Aqsha. 

Langkah yang perlu dimiliki umat Islam. kata Miftahul, adalah melalukan pemetaan situasi saat ini, mengidentifikasi tren dan pemicunya, melakukan eksplorasi sejumlah skenario masa depan Al Aqsha, memetakan visi masa depan Al Aqsha serta kemudian mengembangkan strategi pembebasan Al Aqsha.


Miftahul menekankan bahwa informasi yang saat ini dimiliki dan dikumpulkan umat Islam menengenai pembebasan Al Aqsha ke depan menjadi apa yang disebut inforaction yakni mentransformasikan informasi menjadi aksi. 

Caranya adalah menyatukan visi masa depan menjadi disain aksi nyata," kata Miftahul.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya