Berita

Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi pembahasan transformasi Bulog di kantor Pusat Bulog, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat 29 November 2024/Ist

Bisnis

Pemerintah Janji Setop Impor Garam Konsumsi Tahun Depan

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 17:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintah akan menyetop impor garam mulai 2025. Keseriusan itu akan diwujudkan lewat revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 126/2022 tentang Percepatan Pembangunan Pergaraman Nasional.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan usai rapat koordinasi pembahasan transformasi Bulog di kantor Pusat Bulog, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat 29 November 2024.

Zulhas, sapaan akrabnya menjelaskan impor garam konsumsi disetop mulai 2025. Selanjutnya pelarangan impor garam industri rencananya bakal dilakukan sekitar 2 tahun mendatang.


"Tahun depan, itu Perpres 126 yang boleh (impor), untuk industri masih boleh,” kata Zulhas.

Adapun industri yang tidak lagi diizinkan mengimpor yakni aneka pangan dan farmasi, sedangkan untuk chlor alkali plant (CAP) masih diperbolehkan.

Pemerintah mengakui selama ini industri pengguna garam masih bergantung pada importasi, lantaran kuantitas dan kualitas yang belum dipenuhi dalam negeri, terlebih untuk kebutuhan farmasi dan industri CAP. 

Untuk itu, pemerintah mendorong petambak untuk mulai meningkatkan produksi garam dan mengikuti spesifikasi yang dibutuhkan oleh industri.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya