Berita

Konferensi Pers di Posko Pemenangan Bustami Hamzah-Fadhil Rahmi/RMOLAceh

Politik

Tim Om Bus-Syech Fadhil Menilai Ada Kejanggalan Proses di TPS

JUMAT, 29 NOVEMBER 2024 | 03:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Pemenangan pasangan Calon Gubernur (Cagub) Aceh, Bustami Hamzah dan M Fadhil Rahmi,  menyebut ada indikasi kejanggalan dalam proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS).  

“Kami dapat informasi ada indikasi dari tim di daerah, ada indikasi kejanggalan jumlah yang ada di TPS dengan daftar jumlah pemilih, kami sedang melakukan verifikasi,” ujar Ketua Tim Pemenangan, Teuku Muhammad Nurlif, 
saat konferensi Pers di Posko Pemenangan Bustami-Syech Fadhil, Banda Aceh, Rabu, 27 November 2024. 

Menurut Nurlif, tim pemenangan telah mempersiapkan saksi di setiap TPS hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten atau kota. Dukungan aplikasi validasi data juga membantu tim untuk memantau proses penghitungan suara secara lebih akurat.  

Menurut Nurlif, tim pemenangan telah mempersiapkan saksi di setiap TPS hingga ke tingkat kecamatan dan kabupaten atau kota. Dukungan aplikasi validasi data juga membantu tim untuk memantau proses penghitungan suara secara lebih akurat.  

Hingga kini, kata Nurlif, data yang masuk ke pusat data sudah mencapai hampir 70 persen. Dari data tersebut, pasangan calon nomor urut 01 memperoleh 54,41 persen suara. 

“Dari data yang masuk dari data center hampir 70 persen, data dari yang ada paslon 01 54,41 persen,” katanya. 

Ia mengimbau seluruh pihak untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam setiap tahapan pemilu guna menjaga integritas proses demokrasi di Aceh.  

“Kami meminta semua tim di kecamatan dan kabupaten untuk mengawal proses ini agar tetap kredibel,” tegas Nurlif.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya