Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto saat menjamu makan siang Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann/Ist

Politik

Tak Libur Pilkada, Menko Airlangga Tetap Menjamu Sekjen OECD

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 19:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Di tengah hiruk-pikuk pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto masih disibukkan dengan agenda pertemuan penting bersama Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Hari ini, Airlangga menjamu Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann. Pertemuan berlangsung hangat sembari mendiskusikan perkembangan perekonomian Indonesia, termasuk fokus dari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, serta membahas perkembangan proses keanggotaan Indonesia pada OECD.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih karena OECD telah meluncurkan Indonesia Report. Sebagian besar isu telah saya laporkan kepada Presiden," kata Airlangga di Jakarta, Rabu, 27 November 2024.


Menko Airlangga menyebutkan, saat ini Indonesia terus gencar melakukan reformasi di sejumlah kementerian untuk menyesuaikan standar OECD. Kementerian terkait juga akan menyesuaikan anggaran dan struktur yang dimiliki agar diikuti gugus tugas OECD.

Merespons sambutan yang disampaikan oleh Menko Airlangga, Sekjen Cormann kembali menjelaskan bahwa proses aksesi akan membawa manfaat bagi Indonesia dan OECD.

OECD akan banyak memperoleh pembelajaran pada sektor-sektor baru, salah satunya ekonomi digital dimana Indonesia menjadi pionir melalui ASEAN Digital Economy Framework Agreement.

Sekjen Cormann juga berharap agar upaya keanggotaan OECD dapat mendukung pencapaian visi Indonesia menjadi negara maju dengan ekonomi berpendapatan tinggi pada tahun 2045.
 
“Saya percaya kita bersama-sama dapat bekerja mendukung Indonesia menjadi lebih baik lagi. Proses aksesi ini mencakup seluruh spektrum kebijakan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang luas," jelas Sekjen Cormann.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

UPDATE

Program Prabowo Tak Akan Berdampak Jika Soliditas Internal Rapuh

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:03

Prabowo Tantang Danantara Capai Return on Asset 7 Persen

Jumat, 13 Februari 2026 | 16:01

Pakar: Investigasi Digital Forensik Bisa jadi Alat Penegakan Hukum Kasus Investasi

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:46

Wapres Tekankan Kuartal I Momentum Emas Sektor Pariwisata

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:40

Kapolri Siap Bangun Lebih dari 1.500 SPPG Selama 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:26

Kolaborasi Inspiratif: Dari Ilustrasi ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:20

Setnov Hadir, Bahlil Hanya Pidato Singkat di HUT Fraksi Partai Golkar DPR

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:18

Kepala BPKH: Desain Kelembagaan Sudah Tepat, Tak Perlu Ubah Struktur

Jumat, 13 Februari 2026 | 15:16

Prabowo Hadiri Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:53

Keuangan Haji Harus Berubah, Wamenhaj Dorong Tata Kelola yang Lebih Modern

Jumat, 13 Februari 2026 | 14:36

Selengkapnya