Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Jelang Libur Nataru 2025, Tiket KAI Ludes 530 Ribu

RABU, 27 NOVEMBER 2024 | 15:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penjualan tiket kereta api (KA) jarak jauh untuk periode Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru) tercatat telah terjual hingga 530.981 tiket pada 27 November 2024.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat angka tersebut naik 19,77 persen dari total tiket periode Nataru tahun lalu.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan 530.981 tiket KA yang dipesan penumpang untuk keberangkatan 19 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025.


Menurutnya, volume pembelian ke depan akan terus meningkat dengan total keseluruhan tiket kereta api yang disediakan KAI selama Nataru 2024/2025 mencapai 2.685.760.

"Jumlah tersebut masih akan terus berubah dinamis dan bertambah karena penjualan masih berlangsung,” ujar Anne melalui keterangan pers, Rabu 27 November 2024.

Adapun penjualan tertinggi arus keberangkatan terjadi pada H-1 atau 24 Desember 2024 dengan penjualan 41.575 tiket. Untuk arus balik terjadi pada H+4 atau 29 Desember 2024 dengan penjualan 39.841 tiket.

Dari 2.685.760 tiket yang disediakan KAI mencakup 2.295.360 tempat duduk KA jarak jauh jenis komersial dan 390.400 kereta jarak jauh jenis Public Service Obligation (PSO).

“KAI berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia," tuturnya.

Berikut 10 relasi favorit yaitu:

    - Pasar Senen - Surabaya Pasar Turi: 27.689 Penumpang
    - Surabaya Pasar Turi - Pasar Senen: 25.036 Penumpang
    - Pasar Senen - Purwosari: 23.609 Penumpang
    - Purwosari - Pasar Senen: 22.159 Penumpang
    - Pasar Senen - Purwokerto: 18.901 Penumpang
    - Purwokerto - Pasar Senen: 17.254 Penumpang
    - Pasar Senen - Lempuyangan: 16.468 Penumpang
    - Pasar Senen - Malang: 16.131 Penumpang
    - Blitar - Kiaracondong: 15.104 Penumpang
    - Lempuyangan - Pasar Senen: 14.969 Penumpang.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya